Polres Batang Hari Teken Pakta Integritas Penerimaan Anggota Polri 2026, Tegaskan Seleksi Bersih dan Transparan

oleh -16 Dilihat
oleh
Polres Batang Hari menggelar kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dalam rangka penerimaan terpadu anggota Polri tahun anggaran 2026.

SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Polres Batang Hari menggelar kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dalam rangka penerimaan terpadu anggota Polri tahun anggaran 2026 di Balai Laluan Bhayangkara, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dan terhubung langsung ke Mapolda Jambi. Prosesi dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar.

Khusus di Polres Batang Hari, kegiatan dipimpin langsung Kapolres Batanghari AKBP. Arya Tesa Brahmana bersama Kabag SDM AKP Harefa dan jajaran. Turut hadir unsur pengawas internal dan eksternal, serta perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Pendidikan Kabupaten Batanghari.

Kegiatan ini turut melibatkan unsur panitia seleksi, para peserta (casis), serta perwakilan orang tua/wali sebagai saksi atas komitmen transparansi institusi Polri.

Arya Tesa menyampaikan bahwa penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah merupakan tahapan awal dalam proses seleksi penerimaan Polri tahun anggaran 2026 di wilayah hukum Polda Jambi.

“Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan proses seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.

Kapolres menjelaskan, pakta integritas menjadi instrumen penting dalam pengawasan proses seleksi, sekaligus menjamin bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Dengan adanya pakta integritas ini, diharapkan akan lahir calon anggota Polri yang berkualitas, baik dari segi jasmani, rohani, mental, maupun intelektual,” katanya.

Untuk Polres Batang Hari sendiri ada 60 calon peserta yang terdaftar. Yang terdiri dari jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri.

Menariknya, dari total 60 peserta tersebut terdapat dua calon peserta yang berasal dari komunitas Suku Anak Dalam (keturunan), yakni Novita Sari dan Ferdiyanto. Keduanya berasal dari Desa Bungku dan Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang.

“Kehadiran peserta dari SAD ini menjadi simbol keterbukaan dan pemerataan kesempatan dalam rekrutmen Polri, tanpa memandang latar belakang sosial maupun budaya,” ujar kapolres.

Arya Tesa menghimbau kepada seluruh peserta agar mengikuti tes dengan semangat tinggi dan optimis.

“Dan jangan lupa, minta restu dari orang tua. Karena restu dan doa orang tua lah yang akan membawa keberhasilan seorang anak,” pungkasnya.(*)

 

Pewarta: Eddwardi

No More Posts Available.

No more pages to load.