Wagub Sani Minta Dekranasda Jambi Perluas Pasar Kerajinan Lewat Digitalisasi

oleh -8 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Kerajinan lokal tak cukup hanya menjadi warisan budaya. Produk khas Jambi harus mampu menembus pasar yang lebih luas melalui inovasi, promosi, dan pemanfaatan teknologi digital. Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jambi 2026 di Ev Garden, Kota Jambi, Kamis (29/10/2026).

Wagub Sani mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) berkomitmen menjadikan kerajinan lokal sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus menjaga kelestarian budaya.

Menurutnya, Jambi memiliki beragam produk unggulan, mulai dari batik, tenun tradisional, hingga anyaman dan kerajinan berbahan baku lokal. Potensi tersebut perlu dikembangkan agar mampu bersaing tanpa kehilangan identitas daerah.

“Dekranasda harus dapat menjadi wadah pembinaan dan pengembangan kreativitas para perajin agar mampu menghasilkan produk berkualitas, inovatif, serta memiliki daya saing di pasar yang semakin kompetitif,” ujar Sani.

Ia berharap Rakerda mampu menghasilkan program kerja yang terarah dan tepat sasaran, terutama dalam meningkatkan kualitas produk, memperkuat pembinaan perajin, memperluas pemasaran, serta mendorong digitalisasi usaha kerajinan.

Sani juga menyebut pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada 2025 mencapai 4,93 persen, meningkat dibandingkan 4,50 persen pada 2024. Pengembangan industri kerajinan dan produk lokal diharapkan turut memperkuat pertumbuhan tersebut, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan perajin.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris menegaskan bahwa perajin harus menjadi pelaku utama dalam industri kerajinan. Dekranasda, katanya, perlu hadir sebagai mitra nyata untuk meningkatkan kreativitas, kapasitas, dan akses pasar.

Hesnidar juga mengungkapkan, bantuan telah disalurkan kepada UMKM sektor kriya dan kuliner. Setiap kabupaten/kota mendapat alokasi bantuan bagi 10 UMKM, terdiri atas lima UMKM kriya dan lima UMKM kuliner.

Ia turut mendorong promosi kerajinan lokal agar terintegrasi dengan pariwisata. Produk kriya khas Jambi diharapkan semakin sering ditampilkan dalam materi promosi wisata sehingga dapat meningkatkan daya tarik daerah dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Dekranasda dan TP-PKK Provinsi Jambi dengan Balai Penelitian Vokasi dan Produktivitas Padang, serta penyerahan penghargaan Inacraft Awards 2026 dan Kriya Nusa.

Melalui sinergi pemerintah, Dekranasda, dan pelaku usaha, kerajinan khas Jambi diharapkan semakin inovatif, dikenal luas, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun digital.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.