Warga Desa Sengkati Kecil Ditemukan Membusuk di Aliran Sungai Hitam

oleh -2124 Dilihat
oleh
Petugas mengevakuasi jasad korban yang membusuk di aliran Sungai Hitam, Mersam.

SWARAJAMBI.NET,BATANGHARI – Warga RT 03 Desa Sengkati Kecil, Kecamatan Mersam, berinisial Is ditemukan oleh keluarganya sudah tidak bernyawa lagi. Saat ditemukan, Pria berusia 46 tahun tersebut dalam kondisi mengenaskan di aliran Sungai Hitam, Desa Sengkati Mudo, Rabu (8/1/2025).

Penemuan jasad Is menjawab kekhawatiran keluarganya selama ini. Karena korban tidak kembali ke rumah dari kebun sawit miliknya yang berada di RT 08 Desa Sengkati Mudo, Kecamatan mersam.

Dari keterangan keluarga, korban pergi ke kebun sawit pada Kamis (2/1/2025) pagi. Mereka masih melihat korban berada di kebun pada Jumat (3/1/2025) siang atau sekira pukul 14.30 WIB saat mengantarkan bekal nasi untuknya. Korban berada dalam pondok miliknya.

Setelah itu keberadaan korban tidak diketahui lagi.

Kanit Reskrim Polsek Mersam Iptu Rustam mengatakan jasad korban Is ditemukan oleh keluarganya sendiri. Setelah menyusuri semak belukar pada aliran Sungai Hitam.

“Mereka menemukan jasad korban di aliran Sungai Hitam,” ujar Rustam.

“Kemudian keluarga korban dan perangkat desa langsung melapor ke Polsek Mersam atas penemuan mayat itu,” imbuhnya.

Polsek Mersam langsung menghubungi tim medis dan Inafis Polres Batanghari untuk melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban dan mengevakuasinya dari tempat kejadian perkara (TKP).

“Posisi mayat telentang dan tangan tidak terikat. Kita juga menemukan satu bilah golok beserta sarungnya yang masih terikat di pinggang korban,” kata Rustam.

Dikarenakan korban sudah meninggal lebih dari 24 jam dan dalam air, kondisinya sudah membusuk.

“Isi perut dan organnya sudah tidak ada lagi. Kulit kepala dan rambut sudah terkelupas. Tinggal tengkorak,”ujarnya.

Usai dilaksanakan olah TKP, korban dibawa ke RS Hamba Muarabulian guna otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Pihak keluarga korban pun mengizinkan kepolisian melakukan otopsi .(*)

 

Pewarta: Edwardi

No More Posts Available.

No more pages to load.