Pelni Jadikan Anggaran PMN Sebagai Uang Muka 3 Kapal Baru

oleh -241 Dilihat
oleh
PT Pelni akan membeli tiga kapal baru untuk menggantikan kapal lamanya.

SWARAJAMBI.NET – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) mengaku gembira lantaran Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diperjuangkan selama kurang lebih 2,5 tahun, akhirnya cair.

Adapun, PMN yang cair tahun 2024 atas persetujuan DPR tersebut berjumlah Rp 1,5 triliun.

Anggaran ini digunakan untuk uang muka atau down payment (DP) pembelian tiga kapal baru Pelni.

Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani mengatakan, untuk biaya pelunasan tiga kapal, Pelni akan kembali mengajukan PMN di 2025 sebesar Rp 2,5 triliun.

“Kalau ditotal, pengadaan 3 kapal baru itu Rp 4,5 triliun. Nanti, sisa Rp 500 miliar diluar PMN itu dari anggaran Pelni sendiri,” ungkap Anda, sapaan akrab Tri Andayani, dikutip Sabtu (11/10/2024).

Anda menjelaskan, pembelian 3 kapal baru ini sangat dibutuhkan karena armada baru itu akan menggantikan kapal Pelni yang telah melewati usia teknis 30 tahun.

Dari total 26 kapal yang dimiliki Pelni, 13 kapal di antaranya sudah melebihi usia 30 tahun. Nantinya semua proses penambahan 3 kapal baru ini diproyeksikan selesai pada 2028 mendatang.

Kapal baru ini akan menggantikan tiga kapal tertua Pelni sesuai dengan urutan umur kapal, yaitu Umsini, Kelimutu, dan Lawit.

Anda menuturkan, pencarian kapal baru buat Pelni juga tak mudah. Menurutnya, penentuan pemilihan galangan pembuat kapal untuk memproduksi pesanan Pelni belum diputuskan secara final.

Ia mengaku telah melihat langsung beberapa calon galangan yang nantinya akan membuat kapal baru Pelni di beberapa negara di Asia dan Eropa.

Anda memastikan, pengadaan kapal akan dilaksanakan secara transparan melalui proses tender berpedoman pada tata kelola perusahaan yang baik.

“Memang tidak mudah. Ini pertama kalinya dalam sejarah Pelni bangun kapal baru dari mulai rancang. Dulu, Pelni hanya menerima kapal dari Pemerintah,” ungkapnya.

Untuk diketahui, kapal baru yang diincar Pelni memiliki spesifikasi 75 kontainer dan dapat mengangkut sebanyak 1.000 penumpang.

Ke depan, kata Anda, Pelni akan mengajukan PMN hingga Rp 8,85 triliun untuk pengadaan 6 unit kapal penumpang baru hingga 2026. Namun, pihaknya kini berupaya mencari upaya pendanaan lain selain PMN.

“Saat ini kami masih membuat beberapa skema di luar PMN untuk menjadi skema investasi,” ucapnya.(*)

 

Sumber: RM.id

No More Posts Available.

No more pages to load.