Wabup Batang Hari Hadiri Pengukuhan PBKM, Perkuat Peran Perempuan Minangkabau di Perantauan

oleh -16 Dilihat
oleh
Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar, menghadiri pengukuhan Perkumpulan Bundo Kandung Minangkabau (PBKM) Kabupaten Batang Hari periode 2025–2026 di Gedung Pemuda Muara Bulian.

SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Wakil Bupati Batang Hari, H. Bakhtiar, menghadiri pengukuhan Perkumpulan Bundo Kandung Minangkabau (PBKM) Kabupaten Batang Hari periode 2025–2026 di Gedung Pemuda Muara Bulian, Sabtu (25/4/2026).

Kehadiran Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap peran perempuan Minangkabau dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat di tanah rantau.

Bundo kandung sendiri merupakan gelar kehormatan bagi perempuan Minangkabau yang telah berkeluarga, sekaligus menjadi pilar penting dalam sistem masyarakat matrilineal. Melalui PBKM, peran tersebut diperkuat dalam meningkatkan pemahaman serta pengamalan nilai adat yang berlandaskan filosofi “adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah”.

Nilai-nilai tersebut diharapkan terus tertanam, tidak hanya bagi perempuan, tetapi juga generasi muda dan masyarakat Minangkabau,baik di ranah maupun di perantauan.

Dalam kesempatan itu, Puti Reno Raudha Thaib turut hadir dan memberikan seminar serta diskusi usai pengukuhan. Ia mengangkat tema “Perempuan sebagai tonggak tuo (Limpapeh Rumah Gadang) dalam melestarikan adat dan budaya Minangkabau”, yang menekankan pentingnya peran perempuan sebagai penjaga nilai dan identitas budaya.

Pada prosesi tersebut, Elfi Yennie resmi dikukuhkan sebagai Bundo Kandung Kabupaten Batang Hari oleh Ketua PBKM Provinsi Jambi, Gustimaniar.

Sementara itu, Kepala Daerah Kabupaten Batang Hari bertindak sebagai Payung Panji PBKM, dengan Nuraini Zubir sebagai penasehat.

Pengukuhan ini mendapat apresiasi dari masyarakat Minangkabau, khususnya kaum perempuan. Mereka menilai kehadiran PBKM di Batang Hari menjadi wadah penting dalam mengkolaborasikan nilai syarak dan Kitabullah dengan adat dan budaya Minangkabau di tanah rantau.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.