MTQH ke-55 Jambi Dibuka, 629 Kafilah dan UMKM Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

oleh -19 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi resmi dibuka di lapangan depan Kantor Wali Kota Jambi, Minggu (1/11/2026) malam. Tak sekadar menjadi ajang syiar Islam, kegiatan ini juga diharapkan mendorong ekonomi kerakyatan dan memperkuat pembangunan daerah.

Sebanyak 629 kafilah dari 11 kabupaten/kota mengikuti MTQH yang berlangsung hingga 8 November 2026. Pembukaan dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur Abdullah Sani, anggota DPR RI Sy. Fasya, Wali Kota Jambi Maulana, Forkopimda, kepala daerah, alim ulama, dan tokoh masyarakat.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, MTQH sejalan dengan visi pembangunan Kota Jambi BAHAGIA, yakni Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera. Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan menjadi landasan pembentukan karakter masyarakat sekaligus etika dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Selain penguatan religiusitas, MTQH juga mengangkat kepedulian terhadap lingkungan serta pemberdayaan ekonomi umat. Kota Jambi sendiri menjadi salah satu dari sembilan kota di Indonesia yang berstatus Kota Wakaf binaan Kementerian Agama RI.

Dari sisi ekonomi, perhelatan ini menghadirkan 162 stan UMKM dan 12 stan bazar daerah. Kehadiran stan tersebut diharapkan membuka peluang transaksi, memperluas pemasaran produk lokal, dan menggerakkan usaha masyarakat.

Maulana memaparkan, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi mencapai 5,44 persen pada Triwulan I-2026. Sementara realisasi investasi hingga Triwulan III-2026 tercatat Rp1,53 triliun.

Pemkot Jambi juga memberikan jaminan ketenagakerjaan kepada 15.740 pekerja rentan dan petugas keagamaan, disertai program beasiswa serta perbaikan rumah tidak layak huni. Kota Jambi turut memperoleh insentif fiskal Rp1 miliar setelah meraih peringkat ketiga pengelolaan sampah terbaik se-Sumatra melalui skema OPBM.

Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi pelaksanaan MTQH ke-55 yang dinilainya telah menyamai kualitas penyelenggaraan tingkat nasional. Namun, ia mengingatkan agar kemeriahan acara diikuti peningkatan prestasi dan pengamalan nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Secara kualitas pelaksanaannya, alhamdulillah, malam ini sudah sama dan mirip dengan MTQ Nasional di Jawa Tengah kemarin. Tinggal lagi kualitas hasil yang akan didapat dari MTQ ini, termasuk bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an diamalkan di tengah masyarakat,” ujar Al Haris.

Ia juga mendorong pembinaan kafilah secara berkelanjutan dengan melibatkan pelatih berkaliber nasional. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing peserta dan mengembalikan prestasi Jambi di tingkat nasional.

Melalui MTQH ke-55, Provinsi Jambi diharapkan tidak hanya melahirkan qori, qoriah, hafiz, dan hafizah berprestasi, tetapi juga memperkuat kepedulian lingkungan, kesejahteraan sosial, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.(*)

 

Pewarta: Andi Chandra

No More Posts Available.

No more pages to load.