SWARAJAMBI.NET, SAROLANGUN – Gubernur Jambi Al Haris menegaskan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Sarolangun harus menjadi momentum evaluasi pembangunan dan memperkuat sinergi antarpemerintah. Terlebih, di tengah efisiensi anggaran, setiap program harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Pesan itu disampaikan Al Haris saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sarolangun dalam rangka peringatan HUT ke-27 Sarolangun di Gedung DPRD setempat, Senin (12/10/2026).
Menurut Al Haris, Sarolangun telah mencatat sejumlah kemajuan, tetapi masih menghadapi pekerjaan rumah di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan pengembangan ekonomi.
“Capaian tersebut patut kita syukuri dan sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pembangunan,” ujar Al Haris.
Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Sarolangun pada 2025 mencapai 4,78 persen, meningkat dibandingkan 3,73 persen pada tahun sebelumnya. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga naik menjadi 74,72, sedangkan tingkat kemiskinan masih berada di angka 8,74 persen dan membutuhkan intervensi bersama.
Al Haris turut menyoroti posisi strategis Sarolangun yang didukung akses menuju Bandara Bungo dan Bandara Silampari di Lubuk Linggau. Potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui penguatan konektivitas, investasi, UMKM, dan sektor unggulan daerah.
Selain pembangunan ekonomi, ia mengingatkan pentingnya kolaborasi dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama karena kebakaran masih terjadi di wilayah Air Hitam.
“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sarolangun H. Hurmin menyatakan pembangunan daerah merupakan hasil kerja bersama dan keberlanjutan kepemimpinan dari masa ke masa.
Ia menegaskan, visi Sarolangun Maju menjadi pedoman pemerintah daerah melalui lima misi, mulai dari peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, penguatan nilai keagamaan, pemerataan infrastruktur, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, hingga pembenahan birokrasi yang berorientasi pada pelayanan publik.
Hurmin mengajak DPRD, Forkopimda, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan masyarakat terus bersinergi agar pembangunan Sarolangun semakin maju, agamis, jujur, dan unggul.(*)







