Bungo Jadi Pionir Manajemen Talenta ASN di Jambi, Bupati Dedy Putra Diganjar Penghargaan BKN

oleh -4 Dilihat
oleh
Bupati Bungo H. Dedy Putra menerima Piagam Penghargaan Pembangunan Manajemen Talenta dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H.

SWARAJAMBI.NETBUNGO – Kabupaten Bungo kembali mencatatkan prestasi di level Provinsi Jambi. Kali ini bukan soal pembangunan fisik, melainkan reformasi birokrasi dan pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bungo menjadi instansi pertama di Provinsi Jambi yang memperoleh persetujuan penerapan Manajemen Talenta ASN. Atas capaian tersebut, Bupati Bungo H. Dedy Putra menerima Piagam Penghargaan Pembangunan Manajemen Talenta dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H.

Penghargaan itu diserahkan langsung pada Kamis (3/9/2026) di Ballroom Amaris Hotel, Kabupaten Bungo. Bahkan, Dedy Putra tercatat sebagai satu-satunya kepala daerah tingkat kabupaten/kota di Provinsi Jambi yang menerima penghargaan tersebut.

Capaian ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Bungo membangun tata kelola ASN yang lebih modern. Manajemen Talenta tidak lagi sekadar menjadi konsep, tetapi mulai dijadikan fondasi dalam pengembangan karier dan mobilitas talenta ASN secara terukur, profesional, dan berbasis sistem.

Momentum tersebut semakin istimewa karena Kabupaten Bungo dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Manajemen ASN se-Provinsi Jambi.

Sejumlah pejabat penting hadir dalam agenda strategis tersebut. Di antaranya Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, Gubernur Jambi Al Haris, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni, Bupati Kaur dari Provinsi Bengkulu, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Prof. Zudan meminta jajaran pemerintah daerah mempercepat transformasi birokrasi. Pola kerja konvensional, menurut dia, harus ditinggalkan dan diganti dengan sistem digital yang lebih cepat, sederhana, serta berorientasi pada pelayanan.

Ia mengibaratkan transformasi birokrasi tersebut seperti perubahan sistem transaksi keuangan. Jika dahulu masyarakat harus menggunakan wesel pos dengan proses panjang, kini layanan perbankan sudah dapat dilakukan secara digital dan real-time.

“Pola kerja lama dengan durasi panjang dan jam kerja terbatas harus diubah menjadi mudah, sederhana, melayani, dan membahagiakan. Saat ini BKN telah menyediakan 47 jenis layanan kepegawaian yang sepenuhnya dapat diakses secara digital tanpa perlu hadir fisik,” ujar Prof. Zudan.

Selain transformasi digital, BKN juga mendorong tiga agenda utama yang menjadi hasil kesepakatan dalam kerja sama pelayanan sipil di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur melalui ASEAN Cooperation on Civil Service Matters (ACCSM).

Ketiganya yakni transformasi digital, inovasi tanpa biaya, serta penguatan integritas pelayanan.

Sementara itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra menyebut penghargaan tersebut sebagai kehormatan sekaligus pemacu bagi Pemkab Bungo untuk terus membenahi birokrasi.

“Ini sebuah kehormatan besar bagi Kabupaten Bungo dipercaya menjadi tuan rumah Rakor ASN se-Provinsi Jambi. Sekaligus menjadi instansi pertama di Jambi yang meraih persetujuan serta penghargaan penerapan Manajemen Talenta,” kata Dedy.

Menurut dia, arahan Kepala BKN RI menjadi energi baru bagi Pemkab Bungo untuk mempercepat pembenahan birokrasi dan digitalisasi pelayanan.

“Ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk terus membenahi birokrasi, mengakselerasi digitalisasi, dan mewujudkan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Bungo kini tak sekadar menjadi daerah yang aktif membangun. Bungo mulai menempatkan diri sebagai pionir pengelolaan talenta ASN di Jambi.

Penghargaan dari BKN sekaligus kepercayaan menjadi tuan rumah Rakor Manajemen ASN se-Provinsi Jambi menjadi sinyal kuat bahwa transformasi birokrasi di Bungo mulai mendapat pengakuan di tingkat regional.

Bungo melaju. Birokrasi bertransformasi. Talenta ASN menjadi kekuatan baru pelayanan publik.(*)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.