Serenade 1.000 Pelajar Bikin Alun-Alun Muara Bulian Bergemuruh, Merah Putih Turun Khidmat

oleh -117 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Batang Hari berlangsung semarak hingga sore hari. Ribuan masyarakat memadati Alun-Alun Muara Bulian untuk menyaksikan rangkaian acara sebelum penurunan Sang Saka Merah Putih, Senin (17/8/2026).

Sebelum prosesi penurunan bendera, masyarakat lebih dulu disuguhi penampilan Korps Musik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang Hari.

Atraksi korps musik tersebut langsung menyedot perhatian warga. Lagu-lagu bertema perjuangan seperti Hari Merdeka dan Maju Tak Gentar, hingga lagu Selamat Ulang Tahun, dibawakan dengan penuh semangat.

Tak berhenti di situ. Suasana Alun-Alun Muara Bulian semakin meriah ketika 1.000 pelajar Batang Hari dari jenjang SD, SMP hingga SMA sederajat tampil dalam pertunjukan paduan suara bertajuk Serenade.

Di bawah asuhan Bunda Zulva Fadhil, seribu pelajar tersebut membawakan sejumlah lagu, mulai dari Hari Merdeka, Alhamdulillah, hingga medley lagu-lagu populer dan lagu daerah.

Penampilan Serenade benar-benar menjadi magnet bagi masyarakat. Selama lebih dari satu jam, para pelajar menghibur warga yang memadati alun-alun.

Puncak kemeriahan terjadi saat para peserta Serenade membawakan lagu Kicau Mania. Suasana langsung pecah. Penonton ikut menikmati pertunjukan yang memadukan semangat kemerdekaan dengan kreativitas generasi muda Batang Hari.

Seribu Pelajar, Satu Suara

Penampilan Serenade bukan sekadar hiburan. Keterlibatan seribu pelajar menjadi gambaran semangat kebersamaan sekaligus ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di hadapan publik.

Hadir menyaksikan rangkaian kegiatan tersebut Bupati Batang Hari M. Fadhil Arief, Ketua DPRD Kabupaten Batang Hari, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, serta para peserta upacara yang terdiri dari PNS, pelajar SD hingga SMA dan mahasiswa perguruan tinggi.

Setelah pertunjukan Serenade, suasana kemudian berubah menjadi khidmat. Sekitar pukul 17.00 WIB, prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih dimulai.

Bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Inf. Faisol, Danramil Mersam. Sementara Inspektur Upacara dipercayakan kepada Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa Brahmana.

Pasukan pengibar bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Batang Hari tampil penuh percaya diri. Pasukan TNI-Polri yang tergabung dalam formasi Pasukan 17-8-45 juga menjalankan tugas dengan tertib dan presisi.

Prosesi penurunan bendera berlangsung lancar tanpa kendala. Sang Saka Merah Putih kemudian diterima oleh Inspektur Upacara dari salah seorang Paskibraka putri.

Sekitar pukul 17.30 WIb, seluruh rangkaian upacara penurunan bendera selesai.

Dari riuh suara 1.000 pelajar hingga heningnya prosesi penurunan Merah Putih, peringatan HUT ke-81 RI di Batang Hari ditutup dengan satu pesan: kemerdekaan harus dirayakan dengan semangat, sekaligus dihormati dengan khidmat.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.