Ratusan Warga Perumnas Muara Bulian Khusyuk Peringati Maulid Nabi, Gaungkan Teladan Akhlak Rasulullah

oleh -290 Dilihat
oleh
Ratusan warga dari 10 RT di dua RW Perumnas mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI –Suasana penuh khidmat menyelimuti Masjid Baiturrahmah, Perumnas, Kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Rabu (26/8/2026) malam. Ratusan warga dari 10 RT di dua RW Perumnas tumpah ruah mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Mengusung tema Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Generasi Berakhlak Mulia, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mengingat perjuangan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan dimulai sekitar pukul 20.10 WIB, selepas salat Isya. Antusiasme warga terlihat sejak awal. Jamaah memadati Masjid Baiturrahmah untuk mengikuti seluruh rangkaian acara.

Sebelum memasuki acara inti, jamaah terlebih dahulu dihibur penampilan kesenian hadroh dari Remaja Masjid Baiturrahmah, Syubbanul Mustaqbil di bawah asuhan Ustaz Aa Dian Rodian. Lantunan lagu-lagu bernuansa Islami menambah semarak suasana malam Maulid Nabi.

Sejumlah tokoh dan pengurus masjid turut hadir. Di antaranya Ketua dan jajaran pengurus Masjid Baiturrahmah, pengurus sejumlah masjid di lingkungan Kelurahan Muara Bulian, seluruh ketua RT di kawasan Perumnas, serta masyarakat setempat.

Masjid yang hadir antara lain pengurus Masjid Tsamaratul Imam, Masjid Fastabiqul Khairat Kompleks SMA, Masjid Al-Muttahiddin Pal 1, dan Masjid Baitul Ihsan Pal 3.

Rangkaian acara kemudian diawali pembacaan ayat suci Alquran oleh Ustaz Hasan Basri yang dikenal sebagai salah satu qari terbaik Kabupaten Batang Hari.

Selanjutnya, Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Masjid Baiturrahmah, Sapral Malisi, menyampaikan sambutan.

Puncak acara diisi tausiah Ustaz Saifuddin dari Pondok Pesantren Umul Masakin, Kecamatan Pemayung.

Dalam ceramahnya, Saifuddin mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlaknya.

Ia mengisahkan perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW, mulai dari kelahiran, perjuangan menyebarkan agama Islam hingga akhir hayat Rasulullah SAW.

Sesekali tausiah diselingi humor sehingga membuat suasana jamaah lebih cair. Meski demikian, pesan utama tentang pentingnya meneladani Rasulullah tetap menjadi benang merah ceramah.

Menurut Saifuddin, Rasulullah SAW merupakan teladan sempurna dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari akhlak, kepemimpinan, kejujuran hingga kepedulian terhadap sesama.

Ia secara khusus mengajak generasi muda menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pondasi dalam membentuk pribadi yang berilmu, berkarakter dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Nilai kejujuran, kedisiplinan dan tanggung jawab harus ditanamkan sejak dini. Generasi muda harus mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan pegangan terhadap nilai-nilai Islam,” pesan Saifuddin.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi 1448 H mampu memperkuat semangat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan.

Kebersamaan warga juga menjadi warna tersendiri dalam peringatan Maulid Nabi tersebut.

Usai tausiah, kegiatan ditutup dengan doa bersama. Jamaah kemudian menikmati makan bersama di masjid.

Menariknya, konsumsi dalam kegiatan tersebut merupakan hasil kebersamaan warga muslim dari 10 RT di dua RW Perumnas Muara Bulian. Makanan dibawa masing-masing warga dari rumah dalam bentuk kotak untuk kemudian dinikmati bersama.

Tradisi sederhana tersebut menjadi simbol kuatnya gotong royong, kepedulian dan tali silaturahmi masyarakat Perumnas.

Sekitar pukul 22.00 WIB, seluruh rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berakhir dengan aman dan penuh kekeluargaan.

Bagi warga Perumnas Muara Bulian, malam Maulid bukan hanya tentang mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Lebih dari itu, menjadi pengingat agar nilai-nilai keteladanan Rasulullah terus hidup di tengah keluarga, masyarakat dan generasi muda.(*)

 

Pewarta: Eddwardi

No More Posts Available.

No more pages to load.