SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Pemerintah Kabupaten Batanghari kembali melakukan penyegaran di tingkat pemerintahan desa. Bupati Batanghari M. Fadhil Arief melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) serta 13 Penjabat (Pj) Kepala Desa di Serambi Rumah Dinas Bupati, Kamis (30/7/2026).
Pelantikan tersebut dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan optimal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sebanyak 13 Penjabat Kepala Desa yang dilantik berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Batanghari, yakni Desa Tapah Sari, Belanti Jaya, Napal Sisik, Malapari, Kampung Baru, Kembang Seri, Danau Embat, Pelayangan, Simpang Karmeo, Olak Rambahan, Kubu Kandang, Kuap, dan Teluk.
Selain itu, Bupati juga melantik tiga Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) yang berasal dari Desa Rawa Mekar, Desa Mekar Jaya, dan Desa Benteng Rendah.
Dalam sambutannya, Fadhil Arief mengingatkan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Selamat kepada saudara-saudara yang hari ini telah dilantik. Jabatan ini adalah amanah, sebuah kepercayaan dari masyarakat dan pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan dengan adil, jujur, dan penuh integritas,” tegasnya.
Menurut Fadhil, tantangan pemerintahan desa pada 2026 semakin kompleks. Karena itu, kepala desa dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan, memperkuat kepemimpinan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Ia juga memberikan sejumlah arahan strategis kepada seluruh kepala desa dan penjabat kepala desa yang baru dilantik. Di antaranya mempercepat sinkronisasi program pembangunan desa dengan kebijakan pemerintah daerah, mengelola anggaran desa secara transparan dan akuntabel, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga netralitas pemerintahan desa, serta memperkuat sinergi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Bupati menegaskan, keberhasilan pembangunan Kabupaten Batanghari sangat bergantung pada kemajuan desa sebagai ujung tombak pemerintahan.
“Saya menaruh harapan besar bahwa kemajuan Kabupaten Batanghari berakar dari kemajuan desa-desanya. Jika desa maju, maka Batanghari juga akan semakin maju,” ujarnya.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan disaksikan unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, tokoh masyarakat, serta keluarga pejabat yang dilantik.
Dengan dilantiknya para kepala desa dan penjabat kepala desa tersebut, Pemerintah Kabupaten Batanghari berharap pemerintahan desa semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta menjadi motor penggerak pembangunan hingga ke pelosok desa.(*)






