SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI– Komitmen membangun generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia terus diperkuat di Kabupaten Batang Hari. Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, menghadiri peresmian Rumah Qur’an Radithya 2 di Desa Sungkai, Kecamatan Bajubang, yang berada di bawah naungan Yayasan Alfaqih Batang Hari.
Peresmian rumah Qur’an tersebut menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak dan masyarakat. Dalam sambutannya, Zulva Fadhil menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda di tengah derasnya arus perkembangan zaman.
Menurutnya, keberadaan Rumah Qur’an tidak hanya menjadi tempat belajar membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana penting dalam menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak sejak usia dini.
“Keberadaan Rumah Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi wadah pembentukan akhlak dan karakter anak-anak sejak usia dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an sangat dibutuhkan untuk membentengi generasi muda dari berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks.
Melalui pendidikan keagamaan yang kuat, lanjut Zulva, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Rumah Qur’an bukan sekadar tempat mengaji, tetapi juga tempat menanamkan nilai-nilai kehidupan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak yang baik kepada anak-anak,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Zulva Fadhil juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Alfaqih Batang Hari yang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan sarana pendidikan Al-Qur’an bagi masyarakat.
Menurutnya, upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mencetak generasi Qur’ani yang mampu menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai agama yang menjadi landasan kehidupan.
Ia berharap Rumah Qur’an Radithya 2 dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an yang aktif, produktif, dan mampu menjangkau lebih banyak anak-anak di wilayah Kecamatan Bajubang.
“Dengan pendidikan Al-Qur’an yang baik, kita tidak hanya mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga generasi yang memiliki karakter kuat, beriman, dan berakhlak mulia,” tegasnya.
Kehadiran Rumah Qur’an Radithya 2 diharapkan menjadi energi baru dalam memperkuat pendidikan keagamaan di Kabupaten Batang Hari. Selain menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, lembaga tersebut juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang mengamalkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi teladan di tengah masyarakat.(*)






