Buka Jambore Daerah Pramuka Jambi, Gubernur Al Haris:  Wadah Mengasah Wawasan, Kepemimpinan dan Kemandirian

oleh -108 Dilihat
oleh
Gubernur Al Haris selaku Inspektur Upacara dalam rangka Pembukaan Jambore Kwartir Daerah Jambi Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti Sungai Gelam.

SWARAJAMBI.NET, MUAROJAMBI – Gubernur Jambi yang juga merupakan Kamabida Kwarda Jambi Al Haris berpesan kepada adik-adik peserta Jambore. Bahwa Jambore Daerah ini dirancang sebagai wadah bagi pramuka penggalang untuk mengasah wawasan, keterampilan, kepemimpinan, persaudaraan, dan kemandirian melalui berbagai kegiatan besar dan beragam.

Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi inspektur upacara pada Pembukaan Jambore Daerah Jambi tahun 2026 di Bumi Perkemahan Abdurahman Sayoeti-Musa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (21/6/2026).

Adapun Tema Jambore Daerah Jambi Tahun 2026, Kali ini adalah “Ceria, Berkarya dan Berkarakter Simpatik”.

Acara yang diselenggarakan setiap lima tahun ini dihadiri oleh peserta penggalang berusia 11–15 tahun, pembina, serta unsur pemerintahan dan masyarakat setempat.

“Saya ucapkan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan jambore ini,” ujar Kamabida Al Haris.

Kamabida  menegaskan pentingnya pendidikan pramuka sebagai jalur pendidikan non-formal yang memperkaya nilai-nilai moral dan kebangsaan.

“Pendidikan kepramukaan membentuk pribadi berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa,” tegasnya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut mengangkat harkat dan martabat gerakan pramuka di tengah masyarakat dan sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan serta pengembangan potensi generasi muda.

“Jambore Daerah ini dirancang sebagai wadah bagi pramuka penggalang untuk mengasah wawasan, keterampilan, kepemimpinan, persaudaraan, dan kemandirian melalui berbagai kegiatan besar dan beragam,” ucapnya.

Kamabida Al Haris menjelaskan bahwa nuansa jambore berbeda dari kegiatan pramuka lainnya karena menitikberatkan pada pengalaman hidup bermasyarakat, kerjasama, serta pengembangan karakter. Ia berharap para peserta yang masih berusia 11–15 tahun dapat menjadi penentu masa depan bangsa.

“Sebagai generasi penerus, adik-adik harus diberikan bekal sejak dini melalui gerakan pramuka agar kelak menjadi manusia berkepribadian, berakhlak mulia, berintegritas, dan memiliki kecakapan hidup,” jelasnya.

Kamabida Al Haris juga berharap kegiatan ini menjadi sarana bagi peserta untuk menjadi pelopor dalam sikap dan teladan, sehingga lahir pramuka yang simpatik, santun, beriman, mandiri, peduli, terampil, dan berintegritas.

Kamabida Al Haris menekankan pentingnya disiplin bagi adik-adik Pramuka dalam menuntut ilmu.

“Upacara tadi telah dimulai, namun masih banyak peserta yang berjalan, disiplin harus dimulai dari sini,” katanya.

“Saya ingatkan pentingnya disiplin bagi para adik-adik Pramuka dalam proses belajar, meskipun upacara telah dimulai, masih terlihat sejumlah peserta yang berjalan. Tolong, disiplin dimulai dari sini, saya minta semua anggota Pramuka untuk menunjukkan sikap tertib sebagai wujud komitmen terhadap pendidikan dan etika kepramukaan,” katanya.(*)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.