Heboh Koper Berisi Rp230 Juta “Uang Palsu” di Sungai Rengas, Polisi Pastikan Hanya Uang Mainan

oleh -315 Dilihat
oleh
Ratusan uang mainan pecahan seratus ribu yang menggegerkan warga Sungai Rengas.

SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Warga Desa Sungai Rengas, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, digegerkan dengan penemuan koper berisi ratusan juta rupiah yang sempat diduga uang palsu. Penemuan itu langsung viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat.

Kapolsek Maro Sebo Ulu, AKP Gegar Mahdi memastikan bahwa uang tersebut bukan uang palsu, melainkan hanya uang mainan.

“Setelah diteliti dan diperiksa satu per satu, pada setiap lembar uang terdapat tulisan *UANG MAINAN*,” tegas AKP Gegar.

Peristiwa bermula saat personel Polsek Maro Sebo Ulu menerima laporan dari pihak Puskesmas Sungai Rengas sekitar pukul 10.00 WIB pada Rabu (20/5/2026) terkait adanya seorang pria tidak dikenal dalam kondisi sakit dan tidak sadarkan diri yang diantar menggunakan Bus ANS dari arah Padang.

Sesampainya di Pasar Sungai Rengas, pria tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Sungai Rengas untuk mendapatkan penanganan medis. Karena membawa koper dan tas mencurigakan, pihak puskesmas kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.

Mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Maro Sebo Ulu langsung mendatangi lokasi. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan korban, petugas menemukan tumpukan uang pecahan seratus ribu rupiah di dalam koper.

“Awalnya diduga uang palsu dengan jumlah sekitar Rp230 juta. Namun setelah diamati lebih teliti, ternyata seluruhnya merupakan uang mainan,” ujar Kapolsek.

Selain uang mainan, polisi juga menemukan identitas pria tersebut berupa KTP atas nama Herman, lahir di Tanjung pada 10 Januari 1977, berstatus PNS dan berdomisili di Desa Sungai Hambir, Kecamatan Sungai Sepenggal, Kabupaten Muara Bungo.

Karena kondisi korban tidak sadarkan diri dan sulit diajak berkomunikasi, pihak kepolisian segera menghubungi keluarga korban. Sekitar pukul 14.30 WIB, pihak keluarga tiba di Sungai Rengas dan korban kemudian dirujuk ke RS Hamba Muara Bulian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Untuk sementara korban diduga mengalami gejala stroke sehingga harus dirujuk ke rumah sakit,” jelas AKP Gegar.

Kapolsek juga menyebut tidak menutup kemungkinan pria tersebut merupakan korban penipuan. Dugaan sementara, korban membawa uang mainan itu setelah tertipu oleh pihak tertentu dari luar daerah.

“Tidak menutup kemungkinan laki-laki tersebut merupakan korban penipuan dari Jawa dan hendak pulang ke rumahnya di Kabupaten Muara Bungo,” katanya.

Terkait viralnya kabar dugaan uang palsu di media sosial, polisi meminta masyarakat tidak terpancing informasi yang belum tentu benar.

“Kami tegaskan kembali bahwa uang tersebut bukan uang palsu, melainkan uang mainan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak salah mengartikan informasi yang beredar,” tegas Kapolsek.

Saat ini Unit Reskrim Polsek Maro Sebo Ulu masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui asal-usul uang mainan tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur penipuan terhadap korban.

Kapolsek juga memerintahkan para Bhabinkamtibmas untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.(*)

 

Pewarta: Eddwardi

No More Posts Available.

No more pages to load.