SWARAJAMBI.NET, JAMBI –Di bawah kepemimpinan Gubernur Jambi Al Haris dan Wakil Gubernur Abdullah Sani, sejumlah Program Unggul Provinsi Jambi direalisasikan secara terukur dan berbasis kebutuhan rakyat, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi hingga keagamaan.
Berbagai capaian tersebut menjadi gambaran nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.
Keberhasilan kinerja tersebut dipaparkan Gubernur Al Haris dalam Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Jambi, Selasa (6/1/2026).
Dengan mengusung tema “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi Mantap 2029” sebagai refleksi atas perjalanan pembangunan sekaligus penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan Jambi yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Secara demografis, Provinsi Jambi saat ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 3.768.480 jiwa dengan luas wilayah 50.160,05 km², yang terdiri dari 2 kota dan 9 kabupaten, serta didukung oleh 144 kecamatan, 171 kelurahan, dan 1.414 desa.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Jambi Cerdas dan Pintar telah menyalurkan bantuan pendidikan kepada 20.752 siswa SMA/SMK/SLB kurang mampu. Selain itu, beasiswa pendidikan juga diberikan kepada 943 mahasiswa S1, 101 mahasiswa S2, 221 mahasiswa S3 dalam negeri, serta 7 mahasiswa S3 luar negeri.
Upaya pemerataan akses digital turut diperkuat melalui penyediaan akses internet di 284 desa dan kelurahan blank spot yang tersebar di 10 kabupaten/kota.
Pada bidang kesehatan, program Jambi Sehat terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Integrasi kepesertaan Jamkesda Provinsi Jambi terealisasi dengan anggaran sebesar Rp128,78 miliar, serta subsidi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebesar Rp96,37 miliar.
Pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sepanjang 2021–2025 telah menjangkau 8.059 jiwa dengan total realisasi anggaran Rp70,27 miliar. Dengan didukung penguatan sarana dan prasarana rumah sakit.
Melalui program Jambi Responsif, pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, anak terlantar, lanjut usia, korban bencana, dan tuna sosial. Hingga saat ini, bantuan sosial telah direalisasikan kepada 9.372 jiwa. Selain itu, bantuan keuangan bersifat khusus disalurkan kepada seluruh kecamatan, kelurahan, dan desa se-Provinsi Jambi guna mendorong pembangunan yang lebih merata.
Sementara itu, pada sektor ketahanan ekonomi dan pangan, program Jambi Tangguh menunjukkan hasil positif. Bantuan alat dan sarana produksi pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan telah disalurkan dengan realisasi anggaran sebesar Rp47,94 miliar.
Data tahun 2025 juga menunjukkan peningkatan produksi padi dan beras Provinsi Jambi lebih dari 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai bukti keberhasilan penguatan sektor pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan berbagai prestasi dan penghargaan yang diraih Provinsi Jambi, di antaranya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-13 berturut-turut atas LKPD Tahun 2024, Top GPR Award 2025, Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 dengan predikat Informatif, serta penetapan 9 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat.
Prestasi ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan visi “Mewujudkan Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di Bawah Ridho Allah SWT”. Pemerintah Provinsi Jambi optimistis dapat terus melanjutkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan demi kesejahteraan masyarakat.(*)
Pewarta: Tim swarajambi.net





