SWARAJAMBI.NET, MUARABUNGO – Sikap tegas kembali ditunjukan Bupati Bungo Dedy Putra terhadap aktivitas ilegal yang merusak lingkungan.
Dedy Putra yang turun langsung ke lapangan, memimpin razia dan penertiban aktivitas penggunaan alat berat di sepanjang Jalan Rantau Pandan berhasil mengamankan empat unit alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas perusakan hutan dan lingkungan, khususnya di sepanjang bantaran sungai tersebut.
Dari empat alat berat itu, satunya dibakar di lokasi lantaran kondisi dan situasi lapangan. Sementara itu, tiga unit lainnya dibawa ke Muara Bungo guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Bupati Dedy Putra menegaskan bahwa razia dan penertiban ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menindak aktivitas ilegal yang merusak lingkungan.
“Kami (pemkab) harus tegas menegakkan aturan serta melindungi lingkungan hidup,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan serupa tidak hanya berhenti di wilayah Rantau Pandan saja, namun akan terus dilanjutkan hingga ke wilayah Batin III Hulu dengan menyusuri sepanjang aliran sungai.
“Kegiatan ini akan kita lanjutkan sampai ke ujung Batin III Hulu. Sepanjang aliran sungai ini kita bersihkan dari pelaku-pelaku perusak hutan dan lingkungan,” tegas bupati baru-baru ini.
“Ini sungai sangat penting bagi masyarakat. Airnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk PDAM. Karena itu, kita tidak akan kompromi dengan aktivitas yang merusak lingkungan dan mengancam kepentingan masyarakat luas,” sambungnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Dedy Putra juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dan turun langsung ke lapangan dalam pelaksanaan razia tersebut.
“Kegiatan penertiban akan dilakukan secara rutin sebagai komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan masa depan Kabupaten Bungo,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa sungai memiliki peran yang sangat vital bagi masyarakat Kabupaten Bungo. Selain menjadi sumber kehidupan warga, sungai tersebut juga dimanfaatkan sebagai sumber air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Razia ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Kabupaten Bungo bersama aparat penegak hukum dalam memberantas aktivitas ilegal demi kepentingan masyarakat dan kelestarian alam.
Razia turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Bungo Darwandi serta melibatkan unsur Polres Bungo, TNI, Camat Rantau Pandan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).(*)
Pewarta: Suzan Zukrina







