SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Anggaran hibah dari Pemerintah Provinsi Jambi untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jambi tahun 2026 ini berada pada angka Rp10,8 miliar.
Angka tersebut merosot dari usulan awal pengajuan dana hibah tahun 2026 diangka lebih kurang Rp12 miliar.
Penyusutan anggaran hibah KONI Jambi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi, Novriadi kepada wartawan, Selasa (30/12/2025).
“Masih di posisi Rp10,8 miliar, intinya nanti kami akan menyurati lagi KONI untuk membuat RAB terbaru sesuai dengan posisi Rp. 10,8 miliar tersebut,” ujar Novriadi.
Ia memastikan angka hibah untuk KONI provinsi tahun 2026 tersebut sudah final dan tinggal menunggu evaluasi dari Kemendagri.
“Kalau kemarinkan usulannya masih pada posisi lama. Sekarang kita minta sesuai dengan draf Rp10,8 miliar itu, tetapi secara lisan kita sudah menyampaikan hal ini kepada KONI,” terangnya.
Novriadi tidak menepis adanya penurunan dana hibah untuk KONI provinsi. Menurutnya, karena hampir semua provinsi dan kabupaten/kota juga mengalami penurunan.
“Kalau penurunan itu pasti, tapi bukan hanya KONI saja. Kormi, Pramuka, hampir semua itu hibahnya turun. Jadi kalau untuk KONI, kebijakan Pak Gubernur masih bertahan diangka Rp10,8 miliar,” ungkapnya.
Novriadi berharap kepada KONI nantinya lebih mengutamakan pembinaan atlet termasuk juga pemberian insentif bulanan kepada atlet yang pernah berprestasi pada PON sebelumnya.
“Harapan kita KONI lebih mengutamakan pembinaan atlet, juga untuk atlet kita yang berprestasi pada PON. Jadi tetap ada semacam insentif bulanan,” katanya.
Dengan anggaran minim tersebut, KONI harus mempunyai strategi mengatur, agar tidak mengganggu pembinaan olahraga. Salah satunya menggali dana CSR dari pihak swasta untuk ikut membantu.(*)
Pewarta: Andy Chandra





