SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Material persediaan blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Batanghari dilaporkan menipis. Saat ini hanya tersisa kurang lebih 1000 keping. Padahal, per hari pelayanan adminduk dapat menembus 150 pemohon.
“Sampai saat ini jumlah sisa bangko e-KTP yang ada di sini lebih kurang 1000 lembar. Jumlah yang ada itu memang tidak seimbang dengan jumlah pemohon,” ujar Kabid Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Kabupaten Batanghari, Armin Sholaddin, Selasa (11/2/2025).
Armin mengungkapkan pihaknya sudah mengajukan tambahan blangko e-KTP ke pusat. Namun, sambungnya, sampai saat ini belum ada pengiriman dari pusat.
“Kita masih menunggu,” ucapnya.
Untuk mensiasati pembuatan e-KTP bagi masyarakat atau penduduk Kabupaten Batanghari, Dinas Dukcapil memprioritaskan pembuatannya untuk pemula dan bagi masyarakat yang baru pindah dari kota atau kabupaten atau provinsi lain yang berdomisili di Kabupaten Batanghari.
“Dengan cara inilah kita selalu bisa membuka pelayanan publik pembuatan e-KTP. Andai kita ikuti secara sehari -hari kerja kita, pembuatan e-KTP bisa mencapai 150 lembar. Kalau tidak buat prioritas ini maka akan kekurangan blangko e-KTP,” ungkapnya.
Armin juga mengakui banyak masyarakat yang akan merubah KTP karena pemekaran RT. Namun, dia sudah menghimbau untuk tetap memakai e-KTP yang lama meski RT nya sudah berubah.
“Untuk pencetakan KK baru yang bagi masyarakat mengalami pemekaran RT silahkan datang dan tetap kita ubah di KK nya sesuai data KK domisili RT baru,” ujarnya.
Untuk penyampaian keterbatasan blangko e-KTP saat ini sudah memberitahukan kepada seluruh kades se Kabupaten Batanghari melalui grup WA.
“Jadi para kades bisa berkoordinasi bersama masyarakatnya melalui para pemangku dusun atau para kepala RT,” pungkasnya.(*)
Pewarta: Edwardi







