Sekelompok Orang Tak Dikenal Serang SMKN 2 Batanghari, 1 Sepeda Motor Rusak

oleh -99 Dilihat
oleh
Anggota Polsek Muarabulian berjaga-jaga di lokasi kejadian.

SWARAJAMBI, BATANGHARI – Sekelompok orang tidak dikenal menyerang SMKN 2 Batanghari, Selasa (15/10/2024). Beruntung, kejadian yang terjadi sekira pukul 13.00 WIB ini tidak ada siswa yang terluka.

Namun sejumlah fasilitas di SMKN 2 Batanghari yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Pal V, Muarabulian tersebut mengalami kerusakan. Pasalnya, berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, para pelaku melempar batu dan bom molotov ke SMKN 2.

Tidak hanya itu, para pelaku juga merusaki salah satu motor siswa yang terparkir. Diduga para pelaku yang bertindak anarkis tersebut adalah pelajar. Namun belum diketahui asal sekolahnya.

“Ada terdengar suara ledakan kembang api. Ada juga melempar bom molotov. Disitu ada anak yang menyerang ke arah parkiran dan ada senjata tajam yang tertinggal,” kata Ega Admaji, Guru SMKN 2 Batanghari.

Belum diketahui penyebab penyerangan ini, saat ini pihak kepolisian dan juga TNI melakukan penjagaan disekitar SMKN 2 Batanghari. Dan siswa diminta agar tidak terprovokasi oleh kejadian ini.

Kapolsek Kota Muarabulian  AKP Dwiyatno membenarkan kejadian tersebut.

“Kami dapat laporan dari pihak sekolah melalui seluler, langsung bergerak dan dibantu anggota Koramil Bulian. Ketika kami sampai di TKP SMKN 2 ini mereka pelajar yang tak dikenal sudah tidak ada,” ujarnya.

“Kami lakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri arah Kota Jambi via jalan Nes,” imbuhnya.

Dari lokasi kejadian, Dwiyatno mengatakan dapat sebungkus kain yang isinya seperti bubuk hitam.

“Masih kami selidiki bahan apa ini,” ujarnya.

Untuk motifnya sendiri, polisi belum bisa menyimpulkan karena para pelaku pelajar yang menyerang SMKN 2 Batanghari melarikan diri dari Kota Muarabulian menuju Jambi lewat jalan Nes.

Sampai berita ini diturunkan suasana belajar dan mengajar berlangsung seperti biasa. Sampai pukul 15.30 WIB masih dijaga petugas polsek kota dan anggota Koramil Bulian.

“Jangan ada yang terprovokasi dengan kejadian ini. Tetaplah sekolah dan belajar seperti biasanya,” kata Dwiyatno sembari menghimbau.(*)

Pewarta: Edwardi

No More Posts Available.

No more pages to load.