SWARAJAMBI, BATANGHARI – Alun Alun Kota Bulian dan Taman Aek Meliuk sudah menjadi destinasi wisata di Kabupaten Batanghari. Tak heran, kawasan tersebut selalu ramai dikunjungi masyarakat.
Dengan mengendarai sepeda motor dan mobil, baik keluarga atau rombongan, para pengunjung silih berganti berdatangan ke Alun -alun Kota Bulian dan Taman Aek Meliuk.
Khusus Alun Alun Kota Bulian, keramaian sudah terlihat sejak sore. Selain bersantai sambil menikmati kuliner yang dijajakan pelaku UMKM atau pedagang kaki lima, masyarakat yang datang juga memanfaatkan sarana dan prasarana alun alun kota untuk berolahraga ringan seperti joging dan jalan santai.
Kabid Pariwisata Disparpora Kabupaten Batanghari Ahmad Fahrizal mengungkapkan Alun -alun Kota Bulian dan Taman Aek Meliuk sudah menjadi ikonik Kota Bulian. Pengunjungnya juga banyak yang datang dari luar Kabupaten Batanghari.
“Disini banyak wahana anak-anak yang tersedia sehingga minat masyarakat berkunjung selalu meningkat baik lokal maupun pendatang dari luar Kabupaten Batanghari,” ujar Fahrizal kepada swarajambi.net baru-baru ini.
Di Alun-alun para pengunjung bisa menikmati beraneka kuliner sepuasnya sembari lesehan atau duduk-duduk di bangku yang tersedia.
“Disini kita tata dengan rapi, pelaku UMKM nya. Kita ingatkan mereka, untuk selalu menjaga kebersihan alun-alun. Ini agar kawasan tetap nyaman dan enak waktu bersantai,” kata Fahrizal.

Destinasi Aek Meliuk yang bersebelahan dengan rumah Dinas Bupati Batanghari, menjadi ikon yang sayang untuk dilewatkan jika berkunjung ke Kota Bulian. Kawasan yang nyaman sebagai tempat bersantai atau berkumpul bersama teman atau keluarga.
Menurut Fahrizal, destinasi Aek Meliuk kedepannya akan dijadikan pusat pagelaran wisata yang siap menyediakan nuansa baru bagi masyarakat kabupaten maupun pelancong yang berkunjung ke Batanghari.
“Destinasi Aek Meliuk dan Alun Alun Kota Bulian memang lagi viral menjadi tempat tujuan wisata dalam kota Muarabulian,” ujarnya.
Pihaknya, sambung Fahrizal akan terus berupaya meningkatkan gairah wisata bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
“Kami akan selalu mencari inovasi baru untuk wahana bermain,” katanya.
Sebagai informasi, tahun 2023 jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Batanghari mencapai 60.254 pengunjung. Bidang Pariwisata berharap kunjungan seluruh destinasi wisata yang ada di Batanghari tahun 2024 alami peningkatan.
“Insyaa Allah angka akan berlebih. Sekarang masih tahapan hitungan kunjungan wisata di semua destinasi wisata yang ada di Kabupaten Batanghari,” pungkasnya.(*)
Pewarta: Edwardi






