Kabut Asap dan Penerbangan Terganggu, Maulana Usulkan HCS Jambi Mundur ke November

oleh -11 Dilihat
oleh
Rapat Koordinasi Kesiapan Healthy Cities Summit 2026 di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (10/10/2026).

SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Kabut asap belum juga bersahabat dengan Kota Jambi. Gangguan penerbangan akibat terbatasnya jarak pandang ikut memengaruhi persiapan agenda nasional Healthy Cities Summit (HCS) ke-7 Tahun 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi pun mengusulkan perubahan jadwal pelaksanaan, dari semula 25–28 Oktober menjadi 22–25 November 2026.

Usulan pergeseran agenda tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Healthy Cities Summit 2026 di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (10/10/2026).

Wali Kota Jambi Maulana menjelaskan, perubahan jadwal dipertimbangkan dengan melihat prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dalam pembahasan rapat, potensi hujan diperkirakan meningkat pada akhir Oktober.

Pemkot berharap tambahan waktu tersebut memberi kesempatan bagi kondisi cuaca dan kualitas udara untuk membaik. Namun, hujan tidak serta-merta menjamin kabut asap hilang karena kondisi udara juga dipengaruhi sumber asap dan perkembangan cuaca.

Karena itu, usulan perubahan jadwal belum menjadi keputusan final. Pemkot Jambi masih harus menyampaikannya kepada pemerintah pusat dan menunggu persetujuan resmi.

Gubernur Jambi Al Haris menyatakan dukungan terhadap persiapan Kota Jambi sebagai tuan rumah. Menurutnya, HCS merupakan forum penting yang mempertemukan pemerintah kabupaten dan kota dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kegiatan ini cukup besar. Kita tentu ingin seluruh persiapannya matang sehingga para tamu yang datang ke Jambi merasa nyaman. Ini juga menyangkut nama baik daerah, sehingga Pemerintah Provinsi siap mendukung dan membantu Pemkot Jambi,” ujar Al Haris.

Ia juga menyebut kemarau panjang dan kabut asap sebagai pertimbangan dalam pembahasan usulan penundaan. Akses perjalanan dan kenyamanan peserta menjadi hal penting agar forum nasional tersebut dapat berjalan optimal.

Dalam skema jadwal yang diusulkan, peserta dijadwalkan tiba pada 22 November 2026. Kegiatan utama direncanakan berlangsung mulai 23 November dan berlanjut hingga 25 November 2026.

Perubahan tanggal nantinya juga membutuhkan penyesuaian agenda, transportasi, akomodasi, serta kesiapan lokasi kegiatan. Kepastian jadwal menjadi penting bagi pemerintah daerah, peserta, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan.

Selain membahas jadwal, rapat koordinasi turut mengevaluasi kesiapan infrastruktur, akses jalan, dan sejumlah lokasi yang masuk dalam rencana kunjungan peserta.

Titik yang disiapkan antara lain Kolam Retensi Telaga Kajang Lako, fasilitas pengolahan air limbah domestik dan depo pengelolaan sampah di kawasan Sijinjang, Candi Muaro Jambi, serta Sekolah Rakyat di Kota Jambi.

Pemkot Jambi kini perlu mematangkan persiapan sembari menunggu keputusan pemerintah pusat. Di tengah persoalan kabut asap dan gangguan penerbangan, kondisi udara serta kelancaran akses menuju Jambi menjadi pertimbangan penting dalam menentukan waktu pelaksanaan HCS ke-7.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.