SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Setelah melakukan pencarian intensif selama dua hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Akbar, bocah berusia 11 tahun yang tenggelam di Sungai Batanghari, Desa Rantau Kapas Mudo, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (16/10/2026).
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras tim yang menyisir aliran sungai, melakukan penyelaman, hingga memperluas area pencarian ke arah hilir. Korban ditemukan berjarak 1,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Operasi pencarian dimulai setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi menerima laporan dari BPBD Batang Hari pada Kamis (15/10/2026). Tim SAR Jambi langsung mengerahkan personel menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan pertolongan.
Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan membagi personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) agar pencarian dapat dilakukan secara terarah dan mencakup beberapa titik sekaligus.
SRU pertama dari Kantor SAR Jambi melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, SRU kedua yang terdiri dari personel BPBD Batang Hari dan Polres Batang Hari menyisir aliran sungai sejauh lima kilometer.
Adapun SRU ketiga yang melibatkan masyarakat dan Babinsa melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian. Pembagian tugas tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian sekaligus meningkatkan peluang menemukan korban.
Namun, hingga hari pertama pencarian berakhir, keberadaan Akbar belum ditemukan.
Tim SAR Gabungan kemudian melanjutkan operasi pada Jumat pagi dengan memperluas area penyisiran ke arah hilir Sungai Batanghari. Kali ini, tim menyisir sisi kanan dan kiri sungai masing-masing sejauh tujuh kilometer. Personel lainnya tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi awal kejadian.
Penyisiran dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur yang memiliki peran sesuai kebutuhan operasi. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika korban ditemukan sekitar pukul 12.55 WIB.
Setelah menerima informasi penemuan korban, Tim SAR Gabungan bersama masyarakat langsung melakukan proses evakuasi. Sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah Akbar dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan diusulkan untuk ditutup. Tim kemudian melaksanakan pengarahan penutupan sebelum seluruh personel kembali ke satuan masing-masing.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan Kantor SAR Jambi, BPBD Batang Hari, Polairud, TNI, Polres Batang Hari, Polsek Muara Tembesi, serta masyarakat setempat.
Untuk mendukung pencarian, tim mengerahkan sejumlah sarana dan peralatan, di antaranya truk personel, perahu Landing Craft Rubber (LCR), perlengkapan penyelamatan di air, peralatan selam, perlengkapan medis, alat komunikasi, dan peralatan evakuasi.
Kantor SAR Jambi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam operasi tersebut. Sinergi antarpersonel dan warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai. Pengawasan terhadap anak-anak perlu ditingkatkan, terutama ketika mandi atau bermain di perairan yang memiliki arus dan potensi bahaya.(*)






