Bupati Fadhil Aktifkan Dokter Tangguh, Warga Keluhkan Kesehatan Bisa Dilayani di Desa

oleh -72 Dilihat
oleh
Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief.

SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Kabut asap akibat karhutla belum juga bersahabat. Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengambil langkah cepat dengan mengaktifkan kembali layanan Dokter Tangguh untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief mengatakan, layanan tersebut akan bergerak ke desa dan kelurahan di seluruh wilayah Batang Hari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan warga yang mengalami keluhan kesehatan bisa segera diperiksa dan mendapatkan penanganan.

“Untuk layanan itu nantinya dapat berkeliling ke desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Batang Hari,” ujar Fadhil.

Menurutnya, kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berpotensi meningkatkan gangguan kesehatan masyarakat.

Karena itu, Fadhil meminta jajaran kesehatan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas pelayanan kesehatan. Petugas justru diminta aktif mendatangi warga melalui layanan Dokter Tangguh.

“Kalau ada keluhan terhadap kesehatan, segera datang ke fasilitas kesehatan,” tegasnya.

Layanan kesehatan keliling tersebut dinilai penting untuk mempercepat pemeriksaan sekaligus mendeteksi lebih awal gangguan kesehatan yang dialami masyarakat akibat paparan udara buruk.

Fadhil juga memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak. Kelompok tersebut dinilai lebih rentan terhadap dampak buruk kualitas udara sehingga perlu mendapat perlindungan ekstra selama kondisi kabut asap belum membaik.

Selain mengaktifkan layanan Dokter Tangguh, masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan. Imbauan terutama ditujukan kepada anak-anak agar tidak terlalu lama terpapar udara yang kurang sehat.

“Kita tetap mengajak dan mengingatkan masyarakat, terutama anak-anak, untuk meminimalkan aktivitas di luar ruangan,” katanya.

Pemkab Batang Hari berharap layanan Dokter Tangguh yang menyasar langsung desa dan kelurahan dapat mempercepat deteksi serta penanganan gangguan kesehatan masyarakat.

Di tengah ancaman kabut asap, pemerintah ingin pelayanan kesehatan tidak berhenti di balik pintu fasilitas kesehatan. Petugas dituntut lebih aktif mendatangiwarga yang membutuhkan.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.