SWARAJAMBI.NET, KERINCI – Kabar baik bagi pencinta wisata alam. Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) resmi membuka kembali jalur pendakian Gunung Kerinci, Danau Gunung Tujuh, dan Gunung Masurai mulai pertengahan Oktober 2026, setelah ditutup sementara sejak 1 September lalu.
Pembukaan kembali tersebut menindaklanjuti memorandum Direktur Jenderal KSDAE tertanggal 13 Oktober 2026. Keputusan diambil setelah pemantauan bersama BBTNKS, PVMBG, pemerintah daerah, relawan, dan pemangku kepentingan terkait.
Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I BBTNKS, David, mengatakan hasil pemantauan cuaca, kondisi visual Gunung Kerinci, serta potensi kebakaran menunjukkan tidak ditemukan indikasi karhutla di lokasi pendakian.
Meski kembali dibuka, pendaki diminta tetap waspada dan tidak menyalakan api selama berada di kawasan konservasi.
“Semua pendaki harus menjaga kawasan Gunung Kerinci, Danau Gunung Tujuh, dan Masurai dari bahaya kebakaran hutan. Jangan menyalakan api yang dapat memicu karhutla dan menimbulkan bencana asap,” kata David, Rabu (14/10/2026).
Selain mempertimbangkan kondisi kawasan, pembukaan jalur pendakian juga diharapkan menggerakkan kembali perekonomian masyarakat sekitar yang bergantung pada aktivitas wisata.
BBTNKS mengingatkan seluruh pengunjung agar mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan larangan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Pemesanan tiket wajib online
Pendaftaran dan pemesanan tiket pendakian kini dilakukan sepenuhnya secara daring. Pengguna Android dapat menggunakan aplikasi Ayo ke Taman Nasional, sedangkan pengguna iOS dapat mengakses situs resmi [Ayo ke Taman Nasional](https://ayoketamannasional.kehutanan.go.id/id).
Pendaki juga wajib mengikuti tahapan verifikasi di pintu masuk, mulai dari pemindaian tiket, pemeriksaan administrasi, pembekalan keselamatan (safety briefing), hingga pemindaian tiket keluar.
Sementara itu, penyedia jasa perjalanan, pemandu wisata, dan pelaku usaha di kawasan TNKS diwajibkan mengurus perizinan resmi melalui sistem Online Single Submission (OSS).
BBTNKS akan terus memantau titik panas (hotspot) dan aktivitas vulkanis Gunung Kerinci serta melakukan evaluasi berkala untuk memastikan keselamatan pengunjung dan kelestarian kawasan taman nasional.
Informasi mengenai SOP dan petunjuk teknis dapat diakses melalui [situs resmi BBTNKS](https://tnkerinciseblat.ksdae.kehutanan.go.id).






