Nelayan Kuala Tungkal Hilang Dua Hari, Ditemukan Lemas di Perairan Inhil

oleh -13 Dilihat
oleh
Ilustrasi: Nelayan ditengah laut.

SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Kabar lega datang setelah dua hari pencarian. Hairullah alias Rolah, 23, nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Rolah ditemukan nelayan di wilayah Perairan Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Minggu (27/9/2026). Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas dan langsung mendapat pertolongan.

Humas Kantor SAR Jambi Lutfi Mulyawan membenarkan penemuan tersebut. Tim SAR sebelumnya melakukan pencarian dengan menyisir wilayah perairan yang diperkirakan menjadi lokasi korban.

“Betul, ditemukan nelayan dalam keadaan selamat dengan kondisi lemas di Sungai Kuala Hujan Kabupaten Inhil,” kata Lutfi, Minggu (27/9/2026).

Pencarian dilakukan dengan cakupan area kurang lebih 250 mil laut persegi (NM²). Tim menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pergerakan korban.

Upaya pencarian berlangsung di tengah kondisi cuaca hujan. Tinggi gelombang di wilayah perairan yang disisir berkisar 0,1 hingga 0,5 meter.

Titik penemuan korban berada di sekitar koordinat 0°38’36.23″S 103°21’08.97″E, tepatnya di Kuala Sungai Hujan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir.

Setelah ditemukan, Rolah langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan. Korban kemudian dibawa menuju rumahnya di Parit 5, Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjabbar.

Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian terhadap Rolah yang sebelumnya dinyatakan hilang di perairan Kuala Tungkal.

Kondisi Rolah yang selamat menjadi kabar melegakan bagi keluarga setelah dua hari menanti kepastian di tengah pencarian di wilayah perairan.

Laporan mengenai nelayan yang belum kembali tersebut diterima pada Sabtu (26/9/2026) pagi. Laporan disampaikan oleh Gontor yang merupakan paman korban.

Lutfi menjelaskan, korban berangkat melaut pada Jumat (25/9) sekitar pukul 01.00 WIB. Namun sekitar pukul 04.00 WIB, perahu yang digunakan korban dilaporkan mengalami mati mesin.

“Informasi yang kami terima, sekitar pukul 04.00 WIB perahu korban sempat mengalami mati mesin. Hingga laporan diterima, korban belum kembali dan belum dapat dihubungi,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Siaga SAR (USS) Tungkal mengerahkan delapan rescuer menuju lokasi yang diperkirakan menjadi area pencarian. Tim bergerak menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02.

Lokasi pencarian berada di Perairan Kuala Tungkal dengan perkiraan koordinat 0°43’24.25″S 103°33’36.80″E. Lokasi tersebut berjarak sekitar 15 nautical mile (NM) dari USS Kuala Tungkal.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan. Di antaranya Baharkam Mabes Polri, Ditpolairud Jambi, Polres Tanjung Jabung Barat, Pos TNI AL, Babinsa, BPBD Tanjung Jabung Barat, PMI, serta masyarakat.

“Dengan ditemukam korbam, Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing penutupan. Operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing,” pungkasnya.(*)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.