Maulana Lepas Tim WICE SD Xaverius 1, Bawa Nama Jambi ke Panggung Dunia di Malaysia

oleh -17 Dilihat
oleh
Wali Kota Jambi, Maulana.

SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Semangat tinggi, kebanggaan, dan optimisme mengisi suasana pelepasan Tim World Invention Competition and Exhibition (WICE) Internasional SD Xaverius 1 Kota Jambi yang akan berlaga di kompetisi inovasi tingkat dunia di SEGi University, Malaysia, pada 20–24 September 2026.

Pelepasan kontingen ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana di Aula SD Xaverius 1, Jalan Abdurrachman Saleh No. 20, Kelurahan The Hok, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Senin (14/9/2026).

Ajang ke-8 World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026 adalah kompetisi inovasi internasional yang diprakarsai oleh Indonesia Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan SEGi University & Colleges, Malaysia.

Kehadiran Tim WICE SD Xaverius 1 tak hanya mewakili sekolah, melainkan juga membawa nama Kota Jambi, Provinsi Jambi, dan Indonesia ke panggung dunia, menjadi kebanggaan seluruh warga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana memberikan apresiasi atas dukungan SD Xaverius 1 yang telah memfasilitasi para siswa sejak dini untuk mengenal teknologi dan menciptakan inovasi yang berdampak nyata.

“Anak-anak ini bukan hanya pengguna teknologi, tapi kita persiapkan menjadi penemu dan inovator yang dapat memberikan solusi nyata bagi kehidupan,” ujar Wali Kota.

Menurut Maulana, inovasi menjadi jembatan penting antara ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi yang bermanfaat secara sosial dan ekonomi. Keikutsertaan dalam kompetisi ini merupakan bentuk pengembangan potensi, kreativitas, dan rasa ingin tahu yang positif bagi generasi muda.

Wali Kota juga menyoroti tema inovasi yang dikembangkan para siswa, terutama yang berfokus pada lingkungan dan pemanfaatan limbah, sangat relevan dengan program Kota Jambi Bahagia, khususnya nilai “B” yaitu Bersih.

“Inovasi yang dihasilkan seperti pemanfaatan kulit durian menjadi produk pangan, sabun dari kulit nanas, pengolahan sampah organik, filtrasi air dengan eco-enzyme, pembuatan kompos, dan penggunaan teknologi AI untuk pengaturan aliran air menunjukkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan,” jelas Maulana.

Dia menegaskan bahwa inovasi tersebut adalah wujud pendidikan yang berhasil membentuk karakter cinta lingkungan, sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal, nasional, dan internasional.

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi mendorong upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat untuk mengubah paradigma dari membuang menjadi memilah, mengolah, dan memanfaatkan limbah agar bernilai ekonomi, yang telah mendapatkan penghargaan.

Wali Kota berharap pengalaman di WICE memberi bekal penting bagi siswa untuk meningkatkan kepercayaan diri, kreativitas, kolaborasi, serta daya saing di masa depan.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.