SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Perebutan kursi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Jambi periode 2026–2030 mulai memasuki arena. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Bakal Calon Ketua IMI Jambi resmi membuka tahapan pendaftaran mulai Jumat (11/9/2026).
Pengumuman pendaftaran selanjutnya disosialisasikan kepada seluruh klub anggota IMI serta komunitas dan pecinta otomotif di Provinsi Jambi.
Namun, jalan menuju kursi ketua tidak mudah. Kandidat yang ingin maju wajib mengantongi dukungan tertulis dari sedikitnya tujuh klub anggota IMI Jambi.
Ketua TPP Bakal Calon Ketua IMI Jambi, Ivan Adetusa, menjelaskan tujuh klub tersebut harus merupakan anggota IMI Provinsi Jambi yang telah terverifikasi IMI Pusat dan memiliki hak suara dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Jambi 2026.
“Setiap bakal calon Ketua IMI Jambi wajib mengantongi dukungan tertulis dari tujuh klub anggota IMI Provinsi Jambi yang telah terverifikasi oleh IMI Pusat dan memiliki hak suara dalam Musprov IMI Jambi 2026,” ujar Ivan.
Jumlah tersebut merupakan sepertiga dari total klub anggota IMI Jambi yang memiliki hak suara dalam Musprov.
Artinya, sekadar berminat maju belum cukup. Kandidat harus lebih dulu mengamankan dukungan resmi klub yang memenuhi ketentuan organisasi.
Tak Sekadar Punya Dukungan
Selain dukungan klub, calon Ketua IMI Jambi juga harus memenuhi sejumlah kriteria. Salah satunya memiliki kemampuan manajerial, pengalaman pengabdian serta waktu yang cukup untuk menjalankan roda organisasi.
Kandidat juga dituntut memahami dan konsisten menjalankan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi IMI.
Lebih dari itu, Ketua IMI Jambi terpilih nantinya harus mampu menjadi pengayom sekaligus pemersatu seluruh unsur IMI di Provinsi Jambi.
Calon juga harus memiliki visi dan pengetahuan yang memadai untuk memimpin organisasi. Termasuk kemampuan membangun kerja sama dengan seluruh stakeholder IMI, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Dari sisi administrasi, bakal calon wajib merupakan warga negara Indonesia dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) IMI Provinsi Jambi yang masih aktif.
Kandidat juga harus memiliki pengalaman sebagai pengurus IMI dan/atau pengurus klub anggota IMI Provinsi Jambi minimal satu masa bakti. Pengalaman tersebut wajib dibuktikan dengan surat keputusan (SK) IMI Provinsi Jambi yang masih berlaku.
Sejumlah dokumen lain juga wajib disiapkan. Di antaranya surat keterangan sehat dari dokter, riwayat hidup singkat yang memuat pekerjaan, pengalaman organisasi dan pendidikan, serta surat pernyataan yang bersifat mengikat.
Bakal calon juga harus menyatakan kesanggupan memajukan IMI sesuai AD/ART dan ketentuan organisasi.
Jika terpilih, calon wajib dan sanggup menyediakan kantor sekretariat IMI Provinsi Jambi selama masa kepengurusan. Selain itu, calon harus bersedia berdomisili di ibu kota Provinsi Jambi selama menjabat sebagai ketua.
Formulir Diambil 13 September
TPP telah menetapkan jadwal tahapan pencalonan. Pengambilan formulir dan berkas pencalonan dijadwalkan pada Minggu, 13 September 2026 pukul 09.00–16.00 WIB.
Pengambilan dilakukan di Sekretariat TPP, Kantor Sekretariat Pengprov IMI Jambi.
Sementara pengembalian formulir dan seluruh berkas pencalonan dijadwalkan pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 10.00–16.00 WIB di lokasi yang sama.
Sekretariat TPP juga akan membuka layanan setiap hari selama periode 13–19 September 2026, mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.
Ada pula biaya pendaftaran yang harus disiapkan kandidat. Setiap bakal calon dikenakan biaya sebesar Rp15 juta.
Bukti setor pembayaran ke rekening Pengprov IMI Jambi wajib diserahkan kepada TPP saat pengambilan formulir dan berkas pendaftaran.
Bakal calon juga wajib menggunakan formulir pencalonan yang telah ditetapkan TPP. Formulir tersedia dalam bentuk hard copy maupun soft copy.
Saat pengembalian berkas, seluruh formulir dan dokumen pencalonan wajib diserahkan langsung oleh bakal calon. Tidak dapat diwakilkan.
Persaingan menuju kursi Ketua IMI Jambi pun tidak berhenti pada tahap administrasi.
Bakal calon yang dinyatakan memenuhi persyaratan wajib hadir dalam Musprov IMI Jambi 2026 sesuai agenda panitia. Mereka juga harus siap mempresentasikan visi dan misi di hadapan peserta Musprov.
Dengan dimulainya tahapan penjaringan ini, perebutan pucuk pimpinan IMI Jambi periode 2026–2030 resmi memasuki fase baru.
Kini, perhatian tertuju pada siapa saja kandidat yang mampu memenuhi seluruh persyaratan, mengamankan dukungan klub, sekaligus menawarkan visi terbaik untuk membawa organisasi otomotif Jambi ke depan.(*)





