Hadiri Wisuda Tahfidz 30 Juz, Ini Pesan Maulana di Ponpes Daarul Huffaazh Al-Islami

oleh -12 Dilihat
oleh
Wali Kota Jambi Maulana

SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat komitmen dalam mendukung tumbuh dan berkembangnya pendidikan keagamaan sebagai bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang berakhlak, harmonis dan bahagia.

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan Wali Kota Jambi Maulana saat menghadiri sekaligus memberikan dukungan pada Wisuda Tahfizh Qur’an 30 Juz Bil Ghaib ke-V dan Milad ke-XII Pondok Pesantren Daarul Huffaazh Al-Islami Jambi, yang berlangsung di Pondok Pesantren Daarul Huffaazh Al-Islami, Jalan Sunan Gunung Djati, Perum BPKP, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru, Sabtu (26/9/2026).

Mengusung tema “Bersama Al-Qur’an Membentuk Generasi Masa Depan”, kegiatan tersebut menjadi momentum penuh kebahagiaan bagi para santri, orang tua, keluarga, pengasuh pondok pesantren, serta masyarakat. Sebanyak 43 santri dan santriwati diwisuda setelah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz bil ghaib, terdiri dari 13 wisudawan laki-laki dan 30 wisudawati perempuan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, sekaligus kepada para orang tua yang telah mendampingi dan mendukung perjuangan anak-anak mereka.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya mengucapkan selamat kepada ananda yang sudah berhasil menghatamkan hafalannya, dan kepada ayah, bunda serta orang tua. Kita semua tentu bersyukur dan berbahagia karena di Kota Jambi banyak tempat-tempat pendidikan keagamaan,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, keberadaan pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kecintaan terhadap Al-Qur’an serta keteguhan dalam menjalankan nilai-nilai agama.

Wali Kota menegaskan, pembangunan Kota Jambi tidak semata-mata diarahkan pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada terwujudnya kebahagiaan masyarakat secara utuh, baik secara lahir maupun batin.

Hal tersebut sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia, yang salah satunya menempatkan nilai agamis sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat.

“Ini sejalan dengan Kota Jambi Bahagia, komponen agamis. Karena kebahagiaan itu bukan hanya secara fisik, tetapi juga rohani. Oleh karena itu, kehadiran saya bersama camat dan jajaran merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Jambi terhadap seluruh proses pendidikan keagamaan bagi anak-anak Jambi,” jelasnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Jambi akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan dan proses pendidikan keagamaan, termasuk melalui dukungan terhadap guru-guru majelis taklim, fasilitas serta berbagai bentuk dukungan lainnya sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah.

“Kami sangat support. Baik itu memberikan insentif bagi guru-guru majelis taklim, memberikan fasilitas, dukungan dan lain-lain. Mudah-mudahan Allah memberkahi dan memberikan kesuksesan untuk Pondok Pesantren Daarul Huffaazh,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana juga menyampaikan pesan mendalam kepada para wisudawan dan wisudawati agar keberhasilan menghafal 30 juz tidak dipandang sebagai akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga, mengamalkan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.

Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an merupakan sumber daya manusia yang luar biasa karena tidak hanya memiliki kemampuan dalam menghafal Kalam Ilahi, tetapi diharapkan tumbuh sebagai generasi yang berakhlak dan mencintai Al-Qur’an.

“Ini sumber daya manusia yang luar biasa, berakhlak, cinta Al-Qur’an dan menjaga Al-Qur’an. Al-Qur’an itu mulia dan memuliakan siapa pun yang bersentuhan dengan Al-Qur’an,” tuturnya.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa perjuangan untuk Al-Qur’an merupakan amal yang memiliki nilai besar di sisi Allah SWT. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai, mempelajari, membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.