Gubernur Al Haris: Kekuasaan Milik Allah, Jangan Sombong, Perbanyak Shalawat

oleh -61 Dilihat
oleh
Gubernur Jambi  Al Haris, saat menghadiri Tabligh Akbar Pemerintah Provinsi Jambi dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026.

SWARAJAMBI.NETJAMBI – Kekuasaan, jabatan, dan segala yang dimiliki manusia pada akhirnya berada dalam genggaman Allah SWT. Pesan itu ditegaskan Gubernur Jambi  Al Haris, saat menghadiri Tabligh Akbar Pemerintah Provinsi Jambi dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026.

Di hadapan jamaah yang memadati Masjid Raya Tsamaratul Insan, Kota Jambi, Minggu (6/9/2026), Al Haris mengajak masyarakat untuk tidak terlena dengan kekuasaan dan kehidupan dunia. Sebaliknya, manusia harus memperbanyak doa dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Menurut Al Haris, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk mengingat kembali dua hal penting. Pertama, menyadari bahwa kekuasaan sejatinya hanya milik Allah SWT. Kedua, memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW.

“Manusia hanya bisa berbicara, tapi Allah lah yang mengaturnya. Karena itu kita yakini bahwa semua datang dari Allah,” ujar Al Haris.

Ia mengajak seluruh jamaah untuk terus bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Sebab, risalah yang dibawa Rasulullah menjadi jalan bagi umat Islam hingga dapat mengenal dan menjalankan ajaran agama.

“Karena risalah yang beliau sampaikan, yang beliau bawa, yang hari ini mengantarkan kita untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad Rasulullah. Mudah-mudahan kita semua senantiasa dalam ridho dan perlindungan dari Allah Subhanahu wa ta’ala,” katanya.

Penceramah Berubah, Hikmah Tetap Berjalan

Dalam kegiatan tersebut, Al Haris juga menyampaikan permohonan maaf karena penceramah yang sebelumnya dijadwalkan hadir, Al-Mukarram Ustadz Das’ad Latif, berhalangan datang ke Jambi.

Ustadz Das’ad Latif disebut sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta dan bersiap terbang menuju Jambi. Namun, aktivitas penerbangan terdampak abu vulkanik akibat erupsi anak Gunung Krakatau. Kondisi tersebut membuat penerbangannya tertunda.

Sebagai pengganti, Tabligh Akbar menghadirkan Al-Ustadz Al-Mukarram Syekh Muhammad Musthafa ‘Alaa Na’aimah dari Mesir untuk memberikan tausiah kepada jamaah.

“Manusia hanya bisa berbicara, tapi Allah lah yang mengaturnya. Karena itu kita yakini bahwa semua datang dari Allah,” tegas Al Haris.

Meski terjadi perubahan penceramah, Al Haris memastikan rangkaian peringatan Maulid Nabi tetap berlangsung khidmat. Ia berharap kondisi penerbangan segera kembali normal sehingga aktivitas masyarakat, termasuk perjalanan Jambi-Jakarta, tidak terganggu.

Doakan Jambi Segera Diguyur Hujan

Tak hanya soal Maulid, Al Haris juga mengajak jamaah mendoakan Provinsi Jambi agar segera mendapat hujan. Kekeringan mulai dirasakan di sejumlah wilayah seiring kondisi kemarau yang disebutnya cukup ekstrem.

“Kita mengharapkan doa dari seluruh bapak ibu. Mudah-mudahan negeri kita ini Allah mudahkan dengan turunnya hujan. Hari ini kekeringan sudah mulai melanda kita karena kemarau El Nino Godzilla ini keringnya luar biasa,” jelasnya.

Al Haris menyebut berdasarkan prakiraan BMKG, puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga Oktober. Namun, ia mengingatkan bahwa prakiraan manusia tetap berada di bawah kehendak Allah SWT.

“Kalau melihat tanggal daripada BMKG Oktober. Mudah-mudahan Allah bisa saja. Kalau Allah mau, kapan saja Allah bisa kasih hujan kepada kita. Mari kita berdoa, mudah-mudahan Allah segera memberi kita hujan,” tuturnya.

Ia berharap turunnya hujan dapat kembali menyuburkan tanaman dan menjaga kesehatan masyarakat.

“Insya Allah, tanaman kembali tumbuh baik dan manusia juga Alhamdulillah sehat seperti biasa,” imbuhnya.

Dua Pesan dari Maulid Nabi

Di akhir sambutannya, Al Haris kembali menekankan dua hikmah yang menurutnya penting diambil dari peringatan Maulid Nabi tahun ini.

Pertama, manusia harus menyadari bahwa kekuasaan mutlak hanya milik Allah SWT. Kesadaran tersebut menjadi pengingat agar siapa pun yang mendapat amanah jabatan tidak bersikap sombong.

Kedua, umat Islam diminta memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Mari kita perbanyak untuk bershalawat kepada Nabi kita Muhammad SAW. Mudah-mudahan dengan shalawat itu insya Allah juga memudahkan kita untuk dikabulkan hajat-hajat kita. Aamiin,” tutupnya.

Tabligh Akbar tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani,unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, para kepala OPD dan pejabat di lingkungan Pemprov Jambi, ASN dan PPPK, pengurus serta anggota BKMT se-Kota Jambi, pelajar, dan masyarakat.

Sementara itu, dalam tausiahnya, Syekh Muhammad Musthafa ‘Alaa Na’aimah menyampaikan bahwa doa para nabi bukanlah doa yang lahir dari kehidupan tanpa ujian.

Sebaliknya, doa-doa tersebut justru muncul dari situasi penuh tekanan, kesedihan, dan harapan yang mendalam. Karena itu, umat diminta tidak berhenti berdoa ketika menghadapi kesulitan.

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Tsamaratul Insan pun menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus memanjatkan doa bagi Jambi. Mulai dari harapan turunnya hujan, keselamatan masyarakat, hingga kelancaran transportasi dan aktivitas daerah.(*)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.