Dokter Mata Gagal Pulang ke Jambi, Pelayanan Poli Mata RSUD Abdul Manap Terganggu

oleh -22 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Erupsi Anak Krakatau tak hanya mengganggu lalu lintas penerbangan. Dampaknya ikut terasa hingga pelayanan kesehatan di Kota Jambi. Poli Mata RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi terpaksa tidak dapat melayani pasien setelah dokter spesialis mata yang sedang berada di luar daerah terkendala penerbangan untuk kembali ke Jambi.

Gangguan pelayanan tersebut terjadi setelah penerbangan dokter spesialis mata dari Semarang menuju Jakarta dibatalkan. Kondisi serupa juga terjadi pada penerbangan Jakarta-Jambi yang terdampak abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Anak Krakatau.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD H. Abdul Manap, dr. Fahruroji, membenarkan adanya gangguan sementara pada pelayanan Poli Mata tersebut.

“Betul, Pak. Dokter mata kami kemarin mengalami pembatalan penerbangan dari Semarang ke Jakarta, kemudian penerbangan dari Jakarta ke Jambi juga terkendala akibat abu vulkanik erupsi Anak Krakatau,” ujar Fahruroji, Selasa (8/9/2026).

Fahruroji menjelaskan, dokter spesialis mata tersebut sebelumnya berada di Semarang untuk mengikuti kegiatan seminar. Setelah kegiatan selesai, dokter kemudian melanjutkan perjalanan untuk kembali ke Jambi.

Namun, rencana kepulangan tak berjalan mulus. Penerbangan yang sedianya digunakan dari Semarang menuju Jakarta dibatalkan. Bahkan, perjalanan lanjutan dari Jakarta ke Jambi juga ikut terdampak kondisi abu vulkanik.

Pihak rumah sakit, kata Fahruroji, telah menerima informasi langsung dari dokter terkait kendala perjalanan tersebut. Dokter masih berupaya mencari penerbangan agar dapat segera tiba di Jambi dan kembali memberikan pelayanan kepada pasien.

“Kami sudah mendapatkan informasi dari dokter mata. Insyaallah sore (kemarin, Red) ini ada penerbangan dari Jakarta ke Jambi,” katanya.

Jika penerbangan berjalan sesuai rencana dan dokter spesialis mata telah tiba di Jambi, pelayanan Poli Mata ditargetkan kembali dibuka pada hari berikutnya.

“Bila sudah datang ke Jambi, besok pelayanan Poli Mata sudah bisa kembali dibuka,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi, dr. Anastasia Yekti Heningnurani, MARS, turut memastikan pelayanan rumah sakit tetap berjalan di tengah kendala tersebut.

Manajemen rumah sakit memahami bahwa penghentian sementara pelayanan Poli Mata dapat berdampak terhadap pasien yang telah memiliki jadwal pemeriksaan maupun pengobatan.

Karena itu, pihak rumah sakit meminta pengertian pasien dan masyarakat atas kondisi tersebut. Gangguan pelayanan dipastikan bersifat sementara dan terjadi karena kendala perjalanan dokter spesialis mata akibat gangguan penerbangan.

RSUD H. Abdul Manap juga terus memantau perkembangan perjalanan dokter. Kepastian dibukanya kembali Poli Mata akan menyesuaikan dengan kedatangan dokter spesialis mata di Jambi.

Gangguan penerbangan yang dipicu aktivitas vulkanik memang dapat berdampak pada operasional penerbangan. Abu vulkanik berpotensi mengganggu penerbangan sehingga menyebabkan sejumlah jadwal mengalami penundaan hingga pembatalan.

Dalam kasus ini, efek gangguan penerbangan tersebut merembet hingga ke layanan kesehatan. Ketiadaan dokter spesialis mata membuat pelayanan di poli tersebut untuk sementara harus dihentikan.

Jika dokter berhasil tiba di Jambi sesuai rencana, Poli Mata RSUD H. Abdul Manap ditargetkan kembali beroperasi keesokan harinya.

Masyarakat yang membutuhkan layanan Poli Mata pun diimbau memperhatikan informasi terbaru dari pihak rumah sakit sebelum datang. Hal itu untuk memastikan pelayanan telah kembali dibuka dan menghindari pasien datang tanpa mendapatkan pelayanan.

RSUD H. Abdul Manap menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihak rumah sakit berharap kendala penerbangan segera teratasi sehingga dokter spesialis mata dapat kembali ke Jambi dan pelayanan kepada pasien kembali berjalan normal.

Gangguan tersebut diharapkan tidak berlangsung lama. Setelah dokter tiba di Jambi, Poli Mata RSUD H. Abdul Manap akan kembali memberikan pelayanan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.(*)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.