Api Belum Padam, Al Haris Perintahkan Karhutla Batang Hari Ditangani Total

oleh -250 Dilihat
oleh
Gubernur Jambi Al Haris memimpin langsung rapat monitoring dan evaluasi penanganan karhutla di Kabupaten Batang Hari, Selasa (8/9/2026).

SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Karhutla di Kabupaten Batang Hari belum juga jinak. Ratusan hektare lahan telah terbakar dan sejumlah titik api masih terpantau menyala.

Kondisi tersebut membuat pemerintah Provinsi Jambi memperkuat operasi pemadaman. Gubernur Jambi Al Haris memimpin langsung rapat monitoring dan evaluasi penanganan karhutla di Kabupaten Batang Hari, Selasa (8/9/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Danrem 042/Garuda Putih, Bupati Batang Hari, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat terkait.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kebakaran di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin (STS).

Al Haris menegaskan, penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Seluruh unsur harus bergerak bersama dengan langkah yang terukur.

Selain operasi pemadaman di darat, pemerintah juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 10 September 2026. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mendatangkan hujan di wilayah yang terdampak karhutla.

“Mudah-mudahan 10 September tim akan melakukan modifikasi cuaca. Semoga ketemu bibit hujannya. Kita harapkan di wilayah Batang Hari ada bibit hujan sehingga memudahkan tim melakukan OMC nantinya,” ujar Al Haris.

Menurutnya, kondisi cuaca yang minim hujan menjadi salah satu kendala terbesar dalam proses pemadaman. Api lebih sulit dikendalikan ketika kondisi lahan kering.

Bukan hanya operasi udara yang diperkuat. Jumlah personel di lapangan juga terus ditambah untuk mengejar titik-titik api.

“Kalau gak ada hujan kita berat, kita kekurangan tenaga. Petugas kita dari 5.900, sekarang sudah lebih 7.000 lebih,” ungkapnya.

Al Haris meminta seluruh unsur terkait tidak mengendurkan upaya pemadaman. Koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD dan unsur lainnya harus terus diperkuat.

“Intinya kita di sini bersama-sama dengan bekerja sungguh-sungguh,” tegasnya.

Dengan masih adanya titik api dan luas lahan terbakar yang mencapai ratusan hektare, penanganan karhutla di Batang Hari masih menjadi pekerjaan besar.

Pemerintah berharap penguatan operasi darat serta pelaksanaan OMC dapat membantu mempercepat pengendalian api dan mencegah kebakaran meluas.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.