SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Kepemimpinan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Jambi resmi berganti. Setelah dua periode dipimpin M. Saleh Ridho, tongkat estafet organisasi kini berada di tangan Andy Chandra.
Andy terpilih sebagai Ketua Umum FAJI Kota Jambi masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) FAJI Kota Jambi 2026 yang digelar di Ruang Sidang Aula KONI Kota Jambi, Sabtu (29/8/2026).
Muscab berlangsung tertib dan demokratis. Forum tersebut menjadi momentum regenerasi sekaligus penentuan arah baru FAJI Kota Jambi dalam menghadapi tantangan pembinaan olahraga arung jeram ke depan.
Pergantian kepemimpinan ditandai dengan penyerahan bendera pataka FAJI Kota Jambi dari Saleh Ridho kepada Andy Chandra. Simbol tersebut menjadi tanda estafet kepemimpinan sekaligus keberlanjutan roda organisasi.
Muscab turut dihadiri perwakilan FAJI Provinsi Jambi, Wakil Ketua IV KONI Kota Jambi Rahmat Adilah, serta para ketua klub anggota FAJI Kota Jambi.
Perwakilan FAJI Provinsi Jambi, Irsyad, berharap kepengurusan baru mampu memperkuat komunikasi dan sinergi dengan Pengprov FAJI Jambi.
“Semoga FAJI Kota Jambi bisa bersinergi dengan Pengprov dalam memajukan arung jeram Kota Jambi,” ujarnya.
Menurutnya, kemajuan arung jeram tidak bisa hanya mengandalkan pengurus. Dibutuhkan kolaborasi antara klub, atlet, pelatih, pengurus serta seluruh pemangku kepentingan olahraga.
Sementara itu, Saleh Ridho berpesan agar kepemimpinan baru tidak melupakan klub-klub sebagai bagian penting dari organisasi.
“Semoga Saudara Andy bisa merangkul klub-klub, transparan dan lebih meningkatkan prestasi FAJI Kota Jambi serta solid dalam memajukan FAJI Kota Jambi,” kata Saleh.
Dua periode kepemimpinan Saleh Ridho menjadi bagian penting dalam perjalanan FAJI Kota Jambi. Organisasi yang sebelumnya masih dalam tahap membangun fondasi tersebut berkembang hingga mampu mengantarkan atlet ke panggung olahraga nasional.
Salah satu capaian yang menjadi catatan adalah keberhasilan FAJI Kota Jambi membawa atlet tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.
Kini, tugas tersebut dilanjutkan Andy Chandra.
Usai ditetapkan sebagai ketua umum terpilih, Andy menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Muscab. Ia juga memberikan penghormatan kepada Saleh Ridho yang dinilai telah meletakkan fondasi kuat bagi perkembangan FAJI Kota Jambi.
“Terima kasih kepada mentor saya, Bang Ridho, yang selama dua periode memimpin FAJI Kota Jambi, dari tidak punya apa-apa dan belum berprestasi hingga FAJI Kota Jambi menjadi besar dan membawa FAJI Kota Jambi sampai ke Pekan Olahraga Nasional,” kata Andy.
Bagi Andy, pergantian kepemimpinan bukan sekadar perubahan nama di struktur organisasi. Estafet tersebut merupakan tanggung jawab untuk mempertahankan capaian sekaligus menghadirkan energi baru.
Ia berkomitmen membangun FAJI Kota Jambi yang lebih solid dengan merangkul seluruh klub, memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi.
“Mari kita bangun FAJI Kota Jambi yang solid, berprestasi dan berkelanjutan,” tegas Andy.
Muscab FAJI Kota Jambi 2026 pun menjadi penanda dimulainya babak baru. Pengalaman dua periode kepemimpinan sebelumnya menjadi fondasi, sementara kepemimpinan Andy Chandra diharapkan menghadirkan energi baru.
Dengan dukungan klub, atlet, pelatih, KONI Kota Jambi dan FAJI Provinsi Jambi, FAJI Kota Jambi ditargetkan tak sekadar aktif berorganisasi. Lebih dari itu, prestasi di tingkat provinsi hingga nasional menjadi pekerjaan rumah utama kepengurusan periode 2026–2030.(*)




