SWARAJAMBI.NET, BUNGO – Setelah sebulan menggeber pembangunan di pelosok desa, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup. Upacara penutupan digelar di Lapangan Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Kamis (13/8/2026).
Upacara dipimpin langsung Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin dan didampingi Dandim 0416/Bute Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto. Sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Bungo, Kapolres Bungo, perwakilan Pengadilan Negeri Bungo, Ketua Pengadilan Agama Bungo, para Kasi Korem, tamu undangan, hingga masyarakat Desa Tanjung Agung turut hadir.
Penutupan TMMD kali ini bukan sekadar seremoni. Sejumlah sasaran pembangunan yang dikerjakan selama kurang lebih satu bulan telah dituntaskan.
Mulai dari rehabilitasi musala atau langgar, pembangunan sumur bor program TNI Manunggal Air, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), hingga pembukaan akses jalan sepanjang 2,6 kilometer dengan lebar 12 meter..
Tak hanya itu, Satgas TMMD juga melakukan pembukaan lahan serta penanaman 100 bibit pohon dan buah-buahan.
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah, jajaran TNI, instansi terkait, mitra TNI AD, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan TMMD.
Dukungan tersebut, termasuk pengalokasian anggaran APBD di masing-masing daerah, dinilai menjadi salah satu faktor penting sehingga seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan sesuai target.
“Kita berharap dapat membantu pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan daerah. Kemudian dengan TMMD ini, kegiatan masyarakat terutama akses jalan dan air bersih dapat dirasakan manfaatnya,” ujar Nyamin.
Ia juga berpesan agar hasil pembangunan yang telah diberikan tidak berhenti setelah upacara penutupan. Masyarakat diminta bersama-sama menjaga dan merawat seluruh fasilitas tersebut.
“Harapannya kepada masyarakat semua agar dapat memelihara dan menjaga agar bisa merasakan manfaat yang didapat dalam kegiatan ini dalam jangka panjang,” imbuhnya.
Sementara itu, Dandim 0416/Bute Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto menilai pembangunan akses jalan menjadi salah satu sasaran yang dampaknya paling cepat dirasakan masyarakat.
Jalan tersebut membuka akses yang lebih mudah bagi warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama dalam membawa hasil pertanian dan perkebunan keluar dari wilayah desa.
Dengan akses yang semakin terbuka, hasil tani dan kebun masyarakat diharapkan lebih mudah dipasarkan. Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat ikut mendongkrak perekonomian warga.
Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat Desa Tanjung Agung. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap kesejahteraan warga.
Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan foto bersama, pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta bazar sembako murah yang berada di bawah koordinasi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo.
TMMD boleh ditutup, tetapi manfaat pembangunannya diharapkan terus hidup. Jalan baru, akses air bersih, rumah yang diperbaiki, hingga fasilitas desa kini menjadi modal bagi warga Tanjung Agung untuk melangkah lebih jauh.(*)
Pewarta: Suzan Zukrina







