SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Peredaran gelap narkotika di Kabupaten Batang Hari kembali digempur. Hasilnya, jajaran Polres Batang Hari berhasil mengungkap 11 laporan polisi (LP) dalam pelaksanaan Operasi Antik Siginjai 2026.
Pengungkapan tersebut disampaikan Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa Brahmana saat memimpin konferensi pers bersama awak media di Mapolres Batang Hari, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Narkoba Polres Batang Hari AKP Safrizal serta Kasi Humas Polres Batang Hari IPTU Simbang Tetap.
Berdasarkan hasil operasi yang berlangsung selama 8–28 Juli 2026, Satresnarkoba Polres Batang Hari mengungkap 11 kasus narkotika.
Dari jumlah tersebut, enam laporan merupakan target operasi (TO). Sedangkan lima laporan lainnya merupakan non-target operasi (non-TO).
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 13 tersangka berhasil diamankan. Mereka terdiri atas 11 laki-laki dan dua perempuan.
Yang lebih mencengangkan, polisi juga mengamankan barang bukti narkotika dengan total berat mencapai 376,5 gram.
Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa Brahmana menegaskan, hasil tersebut menjadi bukti keseriusan jajaran kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Batang Hari.
“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kami akan terus melakukan penindakan terhadap para pelaku maupun jaringan yang terlibat,” tegas Arya.
Menurutnya, perang terhadap narkotika tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Peran masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam memberikan informasi mengenai dugaan aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Kapolres pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Batang Hari untuk bersama-sama menjadi bagian dari upaya pemberantasan narkotika.
“Apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak berwajib,” imbaunya.
Dengan keberhasilan Operasi Antik Siginjai 2026 tersebut, Polres Batang Hari memastikan penindakan terhadap jaringan narkotika akan terus dilakukan.
“Batang Hari tidak boleh menjadi ruang nyaman bagi para pengedar narkoba,” pungkasnya.(*)
Pewarta: Eddwardi







