Hesti Haris Gebrak Gerakan Jambi Bershalawat, Hadiah Juara Lomba Makin Menggiurkan

oleh -119 Dilihat
oleh
Ketua TP PKK Provinsi Jambi sekaligus Ketua BKMT Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris bersama PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Jambi dan Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Perwakilan Provinsi Jambi.

SWARAJAMBI.NET, JAMBI– Semarak menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Asrama Haji Provinsi Jambi, Selasa (12/8/2026). Ratusan peserta dari berbagai daerah berkumpul dalam Lomba Shalawat Tingkat Provinsi Jambi yang digelar PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Jambi bersama Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Perwakilan Provinsi Jambi.

Kegiatan tersebut dibuka Ketua TP PKK Provinsi Jambi sekaligus Ketua BKMT Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris atau Hesti Haris. Tak sekadar menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini dijadikan momentum memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat silaturahmi antar-majelis taklim se-Provinsi Jambi.

Hesti Haris mengapresiasi antusiasme peserta dan pengurus BKMT yang ikut menyukseskan kegiatan. Kehadiran perwakilan dari berbagai kabupaten/kota disebut menjadi bukti kuatnya semangat masyarakat Jambi dalam menghidupkan tradisi shalawat.

“Ibu-ibu adalah orang yang beruntung. Selama ini saya sudah keliling kabupaten kota menyampaikan motivasi Gerakan Jambi Bershalawat dan pentingnya Barzanji Shalawat,” ujar Hesti.

Menurutnya, masyarakat terkadang membutuhkan contoh nyata untuk semakin yakin dan terdorong mengamalkan shalawat. Karena itu, kehadiran tokoh yang memiliki pengalaman langsung dalam perjalanan spiritual dinilai dapat menjadi sumber inspirasi.

Hesti juga menyinggung sosok Hj. Ernawati, Ketua ISMI Perwakilan Provinsi Jambi, yang disebut sebagai salah satu inspirasi lahir dan berkembangnya Gerakan Jambi Bershalawat.

“Di antara inspirasi yang mendorong saya lebih banyak bercerita tentang Bershalawat ini adalah adinda Erna, Ibu Ernawati yang hadir di tengah kita,” katanya.

Hesti menegaskan, gerakan shalawat telah disosialisasikan ke berbagai kabupaten/kota. Menurut dia, tradisi Barzanji dan shalawat perlu terus dihidupkan karena menjadi salah satu sarana mendekatkan masyarakat kepada keteladanan Rasulullah SAW.

“Orang-orang yang ilmunya tinggi cukup menjalankan perintah Allah tanpa bertanya. Tapi kita yang awam mungkin masih butuh cerita, butuh contoh nyata dari orang-orang yang lebih dekat dengan kita,” jelasnya.

Tak berhenti pada pesan keagamaan, Hesti juga memberikan kejutan bagi para peserta. Hadiah bagi para pemenang mendapat tambahan uang pembinaan.

Juara pertama tetap mendapatkan hadiah utama berupa umrah. Sementara hadiah pembinaan untuk juara lainnya ditingkatkan menjadi Rp10 juta bagi juara II, Rp8 juta juara III, Rp4 juta juara IV, dan Rp2 juta untuk juara V

Sementara itu, Gubernur Jambi yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Muktamar Hamdi menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya menyentuh aspek fisik dan ekonomi. Penguatan mental dan spiritual masyarakat juga menjadi bagian penting.

“Kegiatan ini bagian dari membangun mentalitas dan spiritualitas masyarakat Provinsi Jambi. Melalui kegiatan keagamaan seperti shalawat, kita menginternalisasi nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Muktamar juga mengingatkan masyarakat agar bijak menghadapi perkembangan teknologi informasi. Kemajuan teknologi, kata dia, semestinya dimanfaatkan sebagai peluang memperkuat ukhuwah dan nilai-nilai keislaman, bukan justru menjadi sumber persoalan sosial.

Ia menyebut lomba shalawat tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Sinar Islam yang salah satu tujuannya memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Pemprov Jambi juga mendorong agar budaya shalawat dapat diadopsi di lingkungan pemerintah kabupaten/kota. Dengan begitu, nilai-nilai keagamaan tidak hanya hidup di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari tata kehidupan pemerintahan.

Ketua ISMI Perwakilan Provinsi Jambi, Ernawati mengajak masyarakat Jambi menjadikan shalawat sebagai sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

“Karena Jambi ini adalah negeri kita, maka wajar jika kita mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk bersama-sama bershalawat. Tujuannya agar kita lebih mengenal Rasulullah, dan lebih mencintai Rasulullah,” tuturnya.

Ernawati juga mengajak masyarakat tidak hanya mengejar investasi dunia, tetapi mulai memperbanyak “investasi” untuk kehidupan akhirat.

“Mari kita bershalawat untuk investasi di akhirat. Jangan terlalu banyak investasi dunia saja,” ajaknya.

Lomba tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi momentum menghidupkan tradisi shalawat sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat Jambi kepada Rasulullah SAW.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.