SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Terik matahari bukan penghalang. Ribuan masyarakat Kabupaten Batang Hari tetap tumpah ruah menyaksikan kemeriahan Pawai Pembangunan, Gerak Jalan, dan Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI 2026, Selasa (18/8/2026).
Sejak pagi, warga sudah memadati sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur peserta. Pusat keramaian terlihat di kawasan Taman Aek Meliuk, yang menjadi lokasi panggung kehormatan sekaligus titik akhir rangkaian pawai.
Pawai dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dari Alun-Alun Muara Bulian. Pelepasan peserta dilakukan Sekretaris Daerah Batang Hari M.P. Rambe.
Tahun ini, rute pawai sedikit diperpendek. Dari Alun-Alun, peserta bergerak menuju depan Kantor Bupati, kemudian masuk ke kawasan Tugu Simpang Empat Kejaksaan. Dari sana, rombongan berbelok kiri dan terus melaju menuju panggung kehormatan di Taman Aek Meliuk. Jarak tempuhnya sekitar tiga kilometer.
Meski matahari sejak pagi terasa menyengat, antusiasme warga dan peserta tidak surut. Sepanjang rute, masyarakat berdiri di pinggir jalan untuk menyaksikan beragam atraksi dan kreativitas peserta.
Di panggung kehormatan, tampak Bupati Batang Hari M. Fadhil Arief, Ketua DPRD Hasrofi, Sekda, Wakapolres Batanghari, para asisten, staf ahli, serta sejumlah kepala OPD.
Pesertanya bukan kaleng-kaleng. Total tercatat 274 barisan dari berbagai kelompok dan jenjang pendidikan.
Pawai diawali peserta PAUD, TK, dan RA dengan 19 barisan. Kemudian disusul gerak jalan tingkat SD/MI sebanyak 77 barisan, SMP/MTs 33 barisan, serta SMA, SMK sederajat dan Paket C sebanyak 17 barisan.
Semarak semakin terasa dengan keterlibatan perguruan tinggi dan organisasi masyarakat sebanyak delapan barisan, organisasi wanita enam barisan, serta OPD sebanyak 38 barisan.
Penampilan drum band juga menjadi magnet tersendiri. Tercatat tujuh barisan drum band tingkat SD, 12 barisan tingkat SMP, dan dua barisan tingkat SMA.
Sementara kategori karnaval terdiri atas 13 barisan SD/MI, empat barisan SMP/MTs, 15 barisan umum, empat kelompok sepeda hias, serta 19 unit mobil hias.
Jika satu barisan rata-rata beranggotakan sekitar 20 orang, jumlah peserta yang terlibat dalam parade kemerdekaan tersebut diperkirakan mencapai ribuan orang.
Atraksi peserta di depan panggung kehormatan menjadi salah satu momen yang paling ditunggu. Beragam kreativitas ditampilkan untuk menghibur masyarakat sekaligus menunjukkan semangat kemerdekaan.
Menariknya, Bupati Fadhil Arief beberapa kali turun langsung ke arena pawai. Ia ikut menyapa dan berinteraksi dengan peserta, terutama anak-anak PAUD, TK, SD hingga SMP.
Aksi tersebut menunjukkan perhatian kepala daerah terhadap generasi muda Batang Hari. Anak-anak yang tampil dalam pawai pun terlihat semakin bersemangat ketika mendapat sapaan langsung dari orang nomor satu di Batang Hari tersebut.
Semarak keberagaman juga terlihat dalam barisan organisasi masyarakat. Komunitas masyarakat Minang, Batak, Jawa Barat, serta berbagai kelompok masyarakat lainnya ikut ambil bagian.
Pawai bukan sekadar parade. Di balik warna-warni kostum dan atraksi, kegiatan tersebut menjadi gambaran keberagaman masyarakat Batang Hari yang tetap bersatu dalam semangat kemerdekaan.
Hingga sekitar pukul 14.30 WIB, seluruh rangkaian Pawai Pembangunan, Gerak Jalan dan Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Batang Hari berakhir.
Meski digelar di bawah terik matahari selama berjam-jam, seluruh rangkaian berjalan aman, tertib dan lancar. Pengamanan melibatkan personel Polres Batang Hari, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Batang Hari.
Merah Putih berkibar, ribuan warga bersorak. Panas boleh menyengat, semangat kemerdekaan Batang Hari tetap menyala.(*)





