Didukung 6 dari 8 Klub, Andy Chandra Jadi Calon Tunggal Ketua FAJI Kota Jambi

oleh -29 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI.NET, JAMBI– Peta perebutan kursi Ketua Umum Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Jambi periode 2026–2030 mulai terang. Andy Chandra resmi lolos verifikasi dan ditetapkan sebagai calon tunggal setelah mengantongi dukungan enam dari delapan klub anggota FAJI Kota Jambi.

Berkas pencalonan Andy diserahkan kepada Steering Committee (SC) di Cafe Teanol, kawasan Beringin, Kota Jambi, Jumat (14/8/2026). Dokumen tersebut kemudian diperiksa untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.

Proses verifikasi dilakukan Ketua SC M. Robiansyah, bersama Ari Tri Wibowo. Pemeriksaan mencakup kelengkapan dan kesesuaian dokumen serta dukungan klub sebagaimana ketentuan pencalonan.

Hasilnya, Andy Chandra dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan.

“Chandra sebagai calon tunggal dan lolos verifikasi berkas,” ujar  Robiansyah.

Dengan dukungan 6 dari 8 klub, posisi Andy sekaligus semakin kokoh menuju Musyawarah Cabang (Muscab) FAJI Kota Jambi. Enam dukungan tersebut menjadi modal penting bagi Andy untuk melanjutkan proses menuju penetapan Ketua Umum FAJI Kota Jambi masa bakti 2026–2030.

Sebelumnya, sejumlah nama sempat mencuat dalam bursa calon ketua umum. Namun hingga batas akhir tahapan pendaftaran, hanya Andy yang secara resmi menyerahkan berkas pencalonan kepada SC.

Status calon tunggal pun membuat kontestasi kepemimpinan FAJI Kota Jambi memasuki babak baru. Persaingan bukan lagi soal siapa yang maju, melainkan bagaimana kandidat tunggal tersebut mampu merangkul seluruh elemen organisasi.

Andy yang selama ini dikenal sebagai kader FAJI Kota Jambi dituntut menghadirkan kepemimpinan yang solid, profesional dan transparan.

Sejumlah pekerjaan rumah menanti. Mulai penguatan pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih dan sumber daya manusia, pengembangan klub, hingga upaya mendongkrak prestasi arung jeram Kota Jambi.

Dukungan mayoritas klub menjadi modal awal. Namun, legitimasi kepemimpinan tetap membutuhkan konsolidasi yang kuat dengan seluruh anggota.

Calon tunggal bukan berarti tanpa tantangan. Justru ekspektasi terhadap Andy semakin besar. Ia harus mampu memastikan kepentingan klub, atlet, pelatih dan seluruh insan arung jeram terakomodasi dalam arah kebijakan organisasi ke depan.

Dengan lolosnya verifikasi, tahapan selanjutnya akan bermuara pada Muscab FAJI Kota Jambi yang menjadi forum organisasi untuk menentukan kepemimpinan periode 2026–2030.

Kini pertanyaan besarnya bukan lagi siapa yang akan memimpin FAJI Kota Jambi, tetapi seberapa kuat Andy Chandra mampu membawa arung jeram Kota Jambi naik kelas dan berbicara lebih banyak di level yang lebih tinggi.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.