Api Mengamuk di Mersam, Empat Rumah Ludes! Kerugian Tembus Rp700 Juta

oleh -21 Dilihat
oleh
Kebakaran hebat melanda permukiman warga di RT 06 Dusun Mencora, Desa Pematang Gadung, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, Selasa (18/8/2026) malam.

SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Malam yang semestinya tenang berubah menjadi kepanikan. Kebakaran hebat melanda permukiman warga di RT 06 Dusun Mencora, Desa Pematang Gadung, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, Selasa (18/8/2026) malam.

Empat rumah warga hangus dilalap si jago merah. Tak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp700 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.10 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah warga. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Batang Hari, Muhammad Jasmin, membenarkan kejadian tersebut.

“Api diketahui bermula dari salah satu rumah warga, kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke rumah sekitarnya. Untuk penyebab pasti munculnya api hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib,” ujar Jasmin, Rabu (19/8/2026).

Begitu menerima laporan, petugas Pos WMK Mersam langsung bergerak menuju lokasi. Mengingat kobaran api sudah membesar dan mengancam bangunan di sekitar, bantuan armada dan personel turut dikerahkan dari Pos WMK Tembesi serta Pos WMK Muaro Sebo Ulu (MSU).

Pertarungan melawan api berlangsung hingga empat jam. Petugas tidak hanya berjibaku memadamkan kobaran, tetapi juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Proses pemadaman sempat menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya persoalan teknis armada serta kondisi penerangan yang minim di lokasi kejadian.

Namun, kondisi tersebut tak menyurutkan upaya petugas. Warga setempat ikut membantu petugas melokalisasi api agar kobaran tidak merembet semakin luas.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dikendalikan. Situasi dinyatakan aman pada Rabu dini hari.

“Proses pemadaman hingga pendinginan di lokasi kejadian sekitar empat jam, sampai kobaran api benar-benar berhasil dipadamkan,” jelas Jasmin.

Beruntung, musibah tersebut tidak menelan korban jiwa maupun menyebabkan warga mengalami luka-luka. Meski demikian, empat rumah warga mengalami kerusakan berat hingga hangus terbakar.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Untuk penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan, sedangkan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp700 juta,” pungkasnya.

Hingga kini, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan empat rumah warga tersebut.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.