SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Komitmen mewujudkan birokrasi yang bersih dan bebas korupsi terus digaungkan. Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas (ZI) tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus diwujudkan dalam budaya kerja yang jujur, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Penegasan itu disampaikan Al Haris saat menghadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Jambi, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium LPP RRI Jambi tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh jajaran sebagai bentuk komitmen membangun tata kelola organisasi yang bersih, akuntabel, profesional, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pencanangan Zona Integritas bukan hanya seremonial, tetapi merupakan komitmen nyata untuk membangun budaya kerja yang bersih, jujur, dan profesional,” tegas Al Haris.
Menurutnya, RRI memiliki posisi strategis sebagai lembaga penyiaran publik yang menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, kepercayaan publik yang telah dibangun harus dijaga melalui pelayanan yang transparan, profesional, dan bebas dari penyimpangan.
Al Haris menilai, target meraih predikat WBK dan WBBM harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat sistem pengawasan internal.
“Ketika komitmen ini telah ditetapkan, maka seluruh jajaran harus berani menjaga dan menjalankannya dengan sungguh-sungguh. Integritas harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.(*)





