Gedung Koperasi Sawit Dano Bangko Diresmikan, Fadhil Arief: Koperasi Harus Jadi Penopang Ekonomi Petani

oleh -176 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat kembali ditunjukkan. Senin (29/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Bupati Batang Hari, Mhd Fadhil Arief, meresmikan Gedung Koperasi Sawit Dano Bangko yang berlokasi di Simpang Jembatan Mas, Kelurahan Jembatan Mas, Kecamatan Pemayung.

Peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Batang Hari, kepala OPD terkait, Kapolsek Pemayung, Camat Pemayung, Lurah Jembatan Mas, para kepala desa dari Kuap, Lubuk Ruso, Senaning, Kaos, dan Teluk Ketapang, jajaran pengurus Koperasi Sawit Dano Bangko, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Fadhil Arief menyampaikan apresiasi kepada PT Bramah Kirana yang telah mendampingi masyarakat dalam pengelolaan perkebunan sawit secara baik dan berkelanjutan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengucapkan terima kasih kepada mitra PT Bramah Kirana yang telah membimbing masyarakat dalam pengolahan kebun yang baik,” ujar Fadhil Arief.

Bupati juga memaparkan kondisi koperasi di Kabupaten Batang Hari. Hingga Mei 2026, tercatat terdapat 499 koperasi. Namun, dari jumlah tersebut, baru 272 koperasi yang masih aktif.

“Data ini menunjukkan masih banyak koperasi yang belum berjalan sesuai harapan. Saya berharap pada tahun mendatang jumlah koperasi aktif terus meningkat sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Fadhil Arief, Batang Hari memiliki potensi perkebunan yang sangat besar. Sekitar 70 persen masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada sektor perkebunan sawit dan karet, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Karena itu, keberadaan koperasi dinilai sangat strategis sebagai penghubung antara petani dengan perusahaan penerima Tandan Buah Segar (TBS) maupun perusahaan mitra. Melalui koperasi, petani dapat memperoleh kepastian pasar, akses pembiayaan, harga jual yang lebih adil, hingga kemudahan memperoleh sarana produksi seperti pupuk.

Selain itu, koperasi juga berfungsi sebagai agregator hasil panen, jalur komunikasi formal antara petani dan perusahaan, pusat distribusi, penyalur layanan keuangan, serta pusat pendampingan dan edukasi bagi para petani.

“Keberadaan koperasi harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Batang Hari secara resmi membuka operasional Gedung Koperasi Sawit Dano Bangko.

“Atas izin Allah SWT dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Gedung Koperasi Sawit Dano Bangko saya nyatakan resmi dibuka,” ucapnya yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.(*)

 

Pewarta: Eddwardi

No More Posts Available.

No more pages to load.