Bupati Dedy Putra Turun Pungut Sampah, ‘Bungo Clean Up Day’ Guncang Car Free Day

oleh -120 Dilihat
oleh
Bupati Dedy Putra membuka acara Bungo Clean Up Day di arena Car Free Day (CFD) Muara Bungo, Minggu (28/6/2026).

SWARAJAMBI.NET, MUARABUNGO – Pemandangan berbeda tersaji di arena Car Free Day (CFD) Muara Bungo, Minggu (28/6/2026). Bukan sekadar berolahraga, ratusan warga diajak terlibat dalam aksi bersih-bersih massal melalui gerakan “Bungo Clean Up Day” yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di depan Rumah Dinas Bupati Bungo itu menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah membangun budaya peduli lingkungan. Aksi ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak swasta, yakni PT Kuangsing Inti Makmur (KIM), sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun.

Tak sekadar hadir membuka acara, Bupati Bungo Dedy Putra bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung memungut sampah di sepanjang kawasan CFD. Aksi spontan tersebut mengundang perhatian warga yang ikut membaur membersihkan lingkungan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah di Kabupaten Bungo, PT KIM menyerahkan bantuan satu unit sepeda motor roda tiga yang akan digunakan sebagai armada pengangkut sampah. Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan tong sampah guna menunjang kebersihan fasilitas publik.

Bupati Bungo Dedy Putra menyampaikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bungo dan PT KIM yang telah menghadirkan kolaborasi positif dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

“Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan. Kehadiran PT KIM dengan bantuan armada roda tiga dan tong sampah merupakan contoh nyata sinergi yang sangat dibutuhkan. Namun yang paling penting adalah membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Dedy Putra.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat. Budaya hidup bersih, kata dia, harus dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Aksi “Bungo Clean Up Day” pun mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memadati kawasan CFD. Banyak warga ikut memungut sampah bersama para pejabat daerah sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan peduli lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bungo berharap semangat gotong royong menjaga kebersihan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Bungo yang bersih, sehat, dan asri.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.