Budaya Nusantara Berpesta di Sridadi, Grebek Suro VIII Sedot Ribuan Massa

oleh -80 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Tradisi budaya dan religi kembali menggema di Kelurahan Sridadi, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari. Ribuan warga memadati Lapangan Sepak Bola Sridadi, Selasa (16/6/2026) pagi, untuk mengikuti pembukaan dan pawai Grebek Suro VIII Tahun 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu diawali dengan pawai budaya yang mengambil start dari ujung Pasar Baru dan berakhir di Simpang Lapangan Sridadi, tepat di depan panggung kehormatan.

Pawai berlangsung meriah. Berbagai komunitas dan paguyuban masyarakat dari beragam daerah di Indonesia yang bermukim di Kabupaten Batang Hari turut ambil bagian dengan menampilkan ragam budaya nusantara. Tak hanya itu, penampilan marching band dari sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Batang Hari juga sukses menyedot perhatian masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, M.P. Rambe, yang hadir mewakili Bupati Batang Hari M. Fadhil Arief, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Tradisi Repik Grebek Suro yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat Sridadi.

“Pemerintah Kabupaten Batang Hari memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Tradisi Repik Grebek Suro yang kembali digelar secara meriah. Kegiatan ini memiliki makna mendalam, baik dari sisi keagamaan maupun pelestarian budaya daerah,” ujar Rambe.

Menurutnya, terdapat dua nilai penting yang dapat dipetik dari pelaksanaan tradisi tersebut. Pertama, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT karena bertepatan dengan peringatan 1 Muharram atau Tahun Baru Islam. Kedua, mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Kelurahan Sridadi.

“Kami sangat mengapresiasi swadaya, kekompakan, dan sinergi masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong masih hidup kuat di tengah masyarakat kita,” katanya.

Sebagai agenda tahunan, Pemkab Batang Hari berkomitmen terus mendukung pelaksanaan kegiatan serupa agar semakin baik dan berkembang di masa mendatang.

Sementara itu, Polres Batang Hari menerjunkan 100 personel untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa Brahamaa melalui Kabag Ops AKP Sitepu menjelaskan, personel ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari lokasi acara hingga persimpangan jalan.

“Kami siagakan petugas di titik-titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan mengantisipasi kemacetan, baik menuju Kota Jambi maupun arah Muara Bulian,” jelasnya.

Menurutnya, pengamanan telah dipersiapkan secara matang melalui rapat koordinasi bersama panitia pelaksana.

“Kami juga mengapresiasi panitia yang bekerja maksimal dan sangat kompak dalam mempersiapkan kegiatan ini,” tambahnya.

Puncak acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani sebagai simbol resmi dibukanya Grebek Suro VIII Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Wagub berharap Tradisi Repik Suro dapat terus dilestarikan sebagai wadah pemersatu masyarakat sekaligus menjaga identitas budaya yang menjadi kebanggaan Kabupaten Batang Hari.

Acara pembukaan turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, perwakilan Kapolda Jambi, Sekda Batang Hari M.P. Rambe, Kapolres Batang Hari, Ketua TP PKK Kabupaten Batang Hari Zulva Fadhil, Camat Muara Bulian, Lurah Sridadi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Grebek Suro VIII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama 10 hari dengan berbagai rangkaian kegiatan budaya, religi, dan hiburan masyarakat.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.