Pemimpin dan Rakyat Menyatu di Hari Kurban, Bupati Fadhil Arief Salat Iduladha Bersama Warga Terusan

oleh -44 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI — Gema takbir yang membelah langit pagi Desa Terusan, Kecamatan Maro Sebo Ilir, menghadirkan suasana Iduladha yang penuh khidmat, Rabu (27/5/2026). Di tengah lautan jamaah yang memadati Masjid Assuhada, tampak Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief hadir menunaikan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama masyarakat.

Momentum itu bukan sekadar seremoni tahunan keagamaan. Iduladha di Desa Terusan menjelma menjadi ruang kebersamaan antara pemimpin dan rakyat tanpa sekat jabatan maupun kedudukan. Di saf-saf salat yang rapat, seluruh jamaah larut dalam ketundukan kepada Allah SWT.

Bupati yang akrab disapa MFA tersebut hadir didampingi Zulva Fadhil, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimcam Maro Sebo Ilir, personel Satlantas Polres Batanghari, Polsek Maro Sebo Ilir yang diwakili IPDA Rudi Sugara, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga ratusan jamaah dari berbagai penjuru desa.

Pelaksanaan Salat Id berlangsung khusyuk dengan imam dan khatib Ustaz Abi Mahbubi. Dalam khutbahnya, ia mengingatkan makna Iduladha tidak berhenti pada penyembelihan hewan kurban semata.

“Iduladha bukan hanya tentang darah kurban yang mengalir, tetapi tentang keberanian manusia menyembelih kesombongan, kerakusan, dan sifat-sifat buruk dalam dirinya,” ujarnya di hadapan jamaah.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan satu ekor sapi kurban yang disaksikan masyarakat setempat. Suasana kebersamaan dan gotong royong tampak mewarnai prosesi tersebut.

Di desa yang sederhana itu, Iduladha kembali mengajarkan satu hal penting: kekuatan sebuah daerah bukan semata dibangun oleh kekuasaan, melainkan oleh kedekatan pemimpin dengan rakyatnya, serta keimanan yang tetap hidup di tengah masyarakat.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.