JSFL 2026 Resmi Ditutup, Bupati Fadhil Arief Tegaskan Pentingnya Pembinaan Usia Dini

oleh -122 Dilihat
oleh
SDN 144 Muara Bungo tampil sebagai juara JSFL 2026 tingkat SD usai mengalahkan SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi di partai final.

SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Puncak kompetisi sepak bola pelajar Jambi School Football League (JSFL) 2026 resmi ditutup Bupati Batanghari, M. Fadhil Arief, Minggu (17/5/2026) sore. Penutupan berlangsung meriah di Lapangan Alun-alun Batanghari usai laga final tingkat Sekolah Dasar (SD) yang berlangsung penuh tensi dan sportivitas.

Sebelum menutup secara resmi turnamen tersebut, Fadhil Arief bersama Ketua KONI Batanghari dan sejumlah kepala OPD terkait terlebih dahulu menyaksikan pertandingan final yang mempertemukan SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi kontra SDN 144 Muara Bungo.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil ngotot demi meraih gelar juara JSFL 2026. Adu strategi, semangat juang, dan dukungan suporter mewarnai jalannya laga hingga harus ditentukan melalui drama adu penalti.

Dalam babak tos-tosan itu, SDN 144 Muara Bungo akhirnya keluar sebagai juara setelah unggul tipis dengan skor 5-4 atas SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim asal Muara Bungo itu. Selain membawa pulang trofi juara, SDN 144 Muara Bungo juga menerima dana pembinaan sebesar Rp2 juta.

Piala bergilir dan hadiah juara diserahkan langsung oleh Ketua Asprov PSSI Jambi, M. Fadhil Arief, yang juga menjabat sebagai Bupati Batanghari.

Kepada wartawan, Fadhil Arief menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan permainan berkualitas sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung.

“Anak-anak inilah bibit atlet masa depan kita. Potensi yang mereka miliki hari ini adalah modal utama bagi sepak bola Jambi dan Indonesia di masa mendatang. Keberadaan liga sekolah ini sangat penting sebagai wadah pembinaan dini, agar talenta yang ada di pelosok daerah dapat tergali, terlatih, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Fadhil Arief.

Ia berharap semangat, disiplin, dan kerja keras yang ditunjukkan para pemain selama mengikuti JSFL 2026 dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Tak hanya soal prestasi di lapangan hijau, Fadhil Arief juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pencapaian olahraga dan akademik. Menurutnya, pembinaan karakter atlet muda menjadi bagian penting dalam mencetak generasi pesepak bola yang tangguh, jujur, dan berakhlak mulia.

Final JSFL 2026 menjadi penutup rangkaian kompetisi yang telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu dengan melibatkan ratusan sekolah dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Keberhasilan penyelenggaraan kompetisi ini sekaligus menjadi bukti komitmen Asprov PSSI Jambi dalam memajukan sepak bola usia dini serta menyiapkan regenerasi pemain berkualitas dari akar rumput.

Dengan berakhirnya edisi tahun ini, para pemangku kepentingan berharap JSFL dapat terus menjadi agenda rutin yang menjembatani bakat-bakat muda Jambi menuju level sepak bola nasional.(*)

 

Pewarta: Eddwardi

No More Posts Available.

No more pages to load.