Dari Lereng Kerinci ke Tiongkok, 20 Ton Fine Robusta Siap Kuasai Pasar Global

oleh -41 Dilihat
oleh
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Ariansyah.

SWARAJAMBI.NET, KERINCI – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Kerinci. Sebanyak 20 ton kopi Fine Robusta hasil produksi petani Koperasi Agro Forestry Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, resmi diberangkatkan menuju pasar Tiongkok.

Pelepasan ekspor kopi tersebut dihadiri Gubernur Jambi yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Ariansyah, Bupati Kerinci Monadi, perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jambi, Perhutanan Sosial, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Ariansyah menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Wilayah Jambi yang selama ini aktif melakukan pembinaan kepada para petani kopi di Kerinci. Menurutnya, pendampingan tersebut berhasil meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas kopi hingga mampu bersaing di pasar internasional.

“Kita mengapresiasi Bank Indonesia Wilayah Jambi yang sudah membina para petani meningkatkan produktivitas dan kualitas yang dihasilkan,” kata Ariansyah.

Keberhasilan ekspor ini menjadi bukti bahwa kopi robusta asal Kerinci memiliki daya saing tinggi di pasar global. Selain kualitas produk yang terus meningkat, kolaborasi antara petani, pemerintah daerah, dan lembaga pendamping dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan sektor perkebunan kopi di wilayah tersebut.

Meski telah berhasil menembus pasar luar negeri, proses ekspor kopi saat ini masih dilakukan melalui Pelabuhan Belawan di Kota Medan, Sumatera Utara. Pemerintah berharap ke depan ekspor komoditas unggulan asal Jambi dapat dilakukan langsung melalui pelabuhan di Provinsi Jambi.

“Kedepannya kita harapkan mereka melakukan ekspor lewat pelabuhan Jambi sehingga dapat menambah PAD,” tambahnya.

Ekspor kopi Fine Robusta ini sekaligus menjadi angin segar bagi para petani kopi di Kerinci yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas di Provinsi Jambi. Keberhasilan tersebut diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.(*)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.