Calhaj Asal Sarolangun Wafat di Makkah, Diduga Alami Krisis Tiroid dan Gagal Jantung

oleh -36 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang calon haji asal Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, atas nama Asniyati Ahmad Bawari (52), wafat di Rumah Sakit King Faisal, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (23/5/2026) pukul 22.36 Waktu Arab Saudi (WAS).

Almarhumah merupakan jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 24.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya jamaah haji asal Sarolangun tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami atas nama seluruh petugas dan panitia penyelenggara ibadah haji menyampaikan rasa duka cita yang amat mendalam atas wafatnya Ibu Asniyati Ahmad Bawari di Makkah,” ujar Wahyudi, Minggu (24/5/2026).

Ia mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan wafat dalam keadaan husnul khatimah.

“Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan wafat dalam keadaan husnul khatimah sebagai pahlawan haji,” tambahnya.

Berdasarkan surat kematian (certificate of death) yang dikeluarkan Indonesian Medical Mission, almarhumah meninggal dunia akibat syok kardiogenik atau gagal pompa jantung.

Kondisi tersebut dipicu gangguan irama jantung (aritmia) yang berawal dari krisis hormon tiroid atau thyroid storm. Selain itu, riwayat penyakit Diabetes Melitus (DM) yang diderita almarhumah turut memperberat kondisi kesehatannya sebelum meninggal dunia.

Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam, baik bagi keluarga di kampung halaman maupun petugas haji yang mendampingi selama di Tanah Suci.

Saat ini, pihak berwenang bersama tim medis Indonesian Medical Mission masih berkoordinasi dengan rumah sakit di Makkah terkait proses pengurusan jenazah hingga pemakaman almarhumah di Arab Saudi.

“Mewakili PPIH Provinsi Jambi, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kepulangan almarhumah ke Rahmatullah. Bagi keluarga yang ditinggalkan di Sarolangun, semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” tutup Wahyudi.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.