SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Berkendara di jalan raya tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga soal teknik dan keselamatan. Salah satu momen yang kerap memicu kecelakaan adalah saat pengendara melakukan tikungan. Kurangnya pemahaman teknik menikung yang benar sering kali menyebabkan pengendara terjatuh atau bahkan mengalami tabrakan.
Berbagai faktor dapat menjadi penyebab kecelakaan saat menikung, mulai dari kesalahan pengendara, kondisi jalan, hingga faktor tak terduga lainnya. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk memahami teknik dasar menikung agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Secara umum, terdapat tiga teknik menikung yang dikenal dalam dunia berkendara, yaitu Lean In, Lean Out, dan Lean With the Bike. Dari ketiga teknik tersebut, teknik yang paling aman dan direkomendasikan untuk penggunaan di jalan raya adalah Lean With the Bike, di mana posisi tubuh pengendara sejajar dengan kemiringan sepeda motor. Teknik ini memberikan kestabilan yang lebih baik sehingga cocok digunakan dalam kondisi lalu lintas sehari-hari.
Sejalan dengan komitmen dalam kampanye Sinergi Bagi Negeri, edukasi keselamatan berkendara terus digencarkan sebagai upaya membangun budaya berkendara yang aman di masyarakat.
“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami terus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan berkendara. Banyak kecelakaan terjadi karena hal sederhana seperti teknik menikung yang kurang tepat. Dengan pemahaman yang benar dan kebiasaan #Cari_Aman, risiko kecelakaan bisa diminimalisir,” ujar Frank Setia, Assistant Manager Marcom.
Instructor Safety Riding Sinsen, Agung Sanjaya, menambahkan, “Saat memasuki tikungan, pengendara perlu memastikan kecepatan sudah terkendali sejak awal dan menjaga gerakan tetap halus. Posisi tubuh sebaiknya mengikuti kemiringan motor agar tetap seimbang, serta fokus pada jalur yang akan dilalui agar arah kendaraan tetap terjaga,” lanjutnya.
Selain memahami teknik dasar tersebut, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat melakukan tikungan:
1. Turunkan Kecepatan
Sebelum memasuki tikungan, pengendara disarankan untuk mengurangi kecepatan dengan menutup gas dan melakukan pengereman secara halus menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan.
2. Arahkan Pandangan ke Tujuan
Pandangan mata sangat berperan dalam menjaga keseimbangan. Arahkan pandangan ke jalur yang akan dilalui, bukan ke hambatan. Hal ini membantu pengendara menjaga posisi dan mengantisipasi potensi bahaya di depan.
3. Kontrol Kecepatan Saat Menikung
Ketika motor dalam posisi miring, hindari perubahan kecepatan secara mendadak. Jika harus melakukan pengereman, gunakan rem belakang untuk menjaga kestabilan dan mengurangi risiko tergelincir.
4. Tambah Kecepatan Secara Bertahap
Setelah keluar dari tikungan, kembalikan posisi motor menjadi tegak dan tingkatkan kecepatan secara perlahan dengan menarik tuas gas secara halus.
Dengan memahami teknik dan menerapkan kebiasaan berkendara yang benar, risiko kecelakaan saat menikung dapat diminimalisir. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, dan setiap pengendara memiliki peran penting dalam menciptakan budaya berkendara yang aman. Ingat, kemanapun tujuanmu, selalu utamakan keselamatan dan #Cari_Aman.(*)






