Tegas! Bupati Dedy Putra Haramkan Kegiatan PETI di Bungo

oleh -11 Dilihat
oleh
Bupati Bungo Dedy Putra

SWARAJAMBI.NET, MUARABUNGO – Bupati Bungo Dedy Putra membantah terlibat dalam usaha penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo.

Ia menyatakan berita yang beredar yang menyebutkan bahwa dirinya terlibat usaha ilegal tersebut adalah hoak.

“Jadi, saya sampaikan bahwa saya haramkan untuk kegiatan PETI di Bungo ini. Jadi, apa namanya, ini berita hoak, berita tidak benar, yang menyatakan saya terlibat dalam PETI,” ujarnya.

Berdasarkan di lapangan, Bupati Dedy Putra justru aktif memimpin razia dan pembakaran alat berat (excavator) pelaku PETI. Hingga kini juga tetap komit memberantas tambang ilegal tersebut.

Sebagai bukti, terbitnya surat keputusan (SK) tim penertiban PETI yang diketuai oleh Kapolres Bungo.

“Saya sampaikan, sejak saya dilantik saya bentuk tim penertiban PETI, berdasarkan SK bupati. Disitu ada ketua satu Kapolres Bungo, ketua dua Pak Dandim, ketua tiga pak Kajari dalam SK itu. Dan itu sudah berjalan beberapa waktu yang lalu,” katanya.

“Dan Alhamdulillah ini kita perbarui lagi SK, dan ketua tetap Kapolres sebagai ketua satu. Ketua duanya Pak Dandim, ketua tiganya pak Kajari,” sambungnya.

Dedy Putra memastikan bagaimana selama ini dirinya bertindak, melakukan penertiban PETI di wilayah Bungo.

“Selama ini mungkin bapak ibu sudah lihat, saya bertindak. Dan ini sudah saya laporkan baik kepada Gubernur Jambi, Kapolda Jambi, maupun Pak Danrem mengenai penertiban PETI di Bungo,” ujarnya.

“Dan Alhamdulillah para Forkompinda Provinsi mendukung untuk penindakan PETI di Bungo,” katanya lagi.

Dedy Putra kembali menyatakan dirinya tidak terlibat dalam PETI.

“Jadi, ada yang mengatakan saya terlibat, demi Allah satu sen pun tidak akan makan uang PETI. Saya akan terus bertindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat maupun aparat pemerintahan untuk mematuhi hal tersebut demi menjaga kelestarian lingkungan. Karena aktivitas tambang emas ilegal telah merusak lingkungan dan menimbulkan kerugian.

“Tidak ada satu orang pun, latar belakang apa pun yang berdiri di atas hukum, semuanya harus patuh dengan hukum.

Jadi, kita harus bertindak sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,”

“Siapa pun yang terlibat baik Datuk Rio dan sebagainya akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Terbukti terlibat (Datuk Rio) saya pecat,” pungkasnya.(*)

 

Pewarta: Suzan Zukrina

 

No More Posts Available.

No more pages to load.