Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Warga Sengeti Sebut Namanya Ini

oleh -44 Dilihat
oleh
Pria tanpa identitas ditemukan Warga RT 16 Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, meninggal dunia di pinggir jalan pada Kamis (26/3/ 2026) pagi.

SWARAJAMBI.NET, MUAROJAMBI – Hingga kini identitas resmi korban masih belum diketahui. Namun sejumlah warga menyebut pria tersebut kerap dipanggil “Black”.

Korban tanpa identitas tersebut ditemukan Warga RT 16 Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, meninggal dunia di pinggir jalan pada Kamis (26/3/ 2026) pagi.

Ketua RT 16, Dwi Yulianto, menjelaskan bahwa laporan awal datang dari seorang warganya bernama Ferdinan Safri. Saksi sempat melihat korban dalam posisi miring ke kanan di pinggir jalan saat menuju tempat kerja.

“Sekitar pukul 06.25 WIB, saksi melihat korban,” ujarnya.

Saat itu tidak ada kecurigaan karena korban memang kerap terlihat duduk atau beristirahat di lokasi tersebut.

Namun kecurigaan muncul ketika saksi kembali melintas sekitar pukul 08.00 WIB. Posisi korban ternyata tidak berubah sama sekali.

Saat didekati, korban sudah tidak bergerak dan ditemukan banyak semut di bagian wajahnya.

“Warga kemudian memastikan kondisi korban dan segera melaporkan kejadian tersebut ke perangkat RT dan kepolisian,” terangnya.

Sekitar pukul 09.50 WIB, tim kepolisian bersama ambulans dari RSUD Ahmad Ripin Muaro Jambi tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi guna dilakukan visum untuk memastikan penyebab kematian.

Petugas dari Polsek Sekernan dan Satreskrim Polres Muaro Jambi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri mengenakan celana jeans abu-abu, kaos berwarna biru, dan berkulit sawo matang.

Hingga kini identitas resmi korban masih belum diketahui. Namun sejumlah warga menyebut pria tersebut kerap dipanggil “Black”.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi sebelum hasil resmi dari pihak berwenang diumumkan.(*)

 

 

.

No More Posts Available.

No more pages to load.