SWARAJAMBI.NET,MUARABUNGO – Safari Ramadan 14467 Hijriah Pemerintah Provinsi Jambi berlangsung khidmat dan penuh makna di Masjid Al Falah, Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu (1/3/2026) malam.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris dan didampingi Bupati Bungo Dedy Putra, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, Sekretaris Daerah Kabupaten Bungo Dr. Donny Iskandar, unsur Forkopimda Kabupaten Bungo, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi, Camat Tanah Sepenggal, serta Datuk Rio Dusun Empelu.
Masjid Al Falah yang berdiri sejak tahun 1830 Masehi dikenal sebagai masjid tertua di Kabupaten Bungo dan menjadi salah satu masjid tertua di Pulau Sumatera. Kehadiran Gubernur Jambi di masjid bersejarah tersebut menjadi momentum istimewa bagi masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris mengenang jasa para tokoh pendiri Provinsi Jambi, khususnya almarhum H. Hanafi yang dikenal sebagai inisiator berdirinya Provinsi Jambi dan merupakan putra asli Empelu.
“Malam ini saya berada di kampung inisiator pendiri Provinsi Jambi, almarhum Bapak H. Hanafi. Kita bangga Provinsi Jambi lahir dari perjuangan orang tua kita. Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mengampuni dosa-dosanya,” ujar Gubernur Al Haris dengan diamini para jamaah.
Gubernur Al Haris menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir bersama Bupati dan Wakil Bupati Bungo dalam rangka Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah menyerap langsung aspirasi masyarakat.
Salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah pembangunan Jembatan Empelu menuju Embacang Gedang sepanjang kurang lebih 120 meter yang melintasi Sungai Batang Tebo. Jembatan tersebut dinilai sangat strategis karena akan membuka akses penghubung antar desa dan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Gubernur Al Haris mengungkapkan bahwa berdasarkan perkiraan awal, pembangunan jembatan tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp30 miliar. Ia pun langsung meminta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi untuk berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Bungo guna melakukan perhitungan teknis dan penganggaran yang lebih detail.
“Besok saya minta tim dari Dinas PU Provinsi Jambi turun bersama Dinas PU Bungo untuk menghitung secara detail. Ini kebutuhan masyarakat. Kalau memungkinkan, kita upayakan bertahap, apakah bisa tahun ini atau tahun depan,” tegasnya.
Menurut Gubernur Al Haris, pembangunan akses infrastruktur seperti jembatan dan jalan merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, tidak hanya bagi Dusun Empelu, tetapi juga desa-desa di sekitarnya.
Selain jembatan, Gubernur Al Haris juga menyoroti kondisi Jalan Provinsi Jambi dari Simpang Tanah Tumbuh hingga Limbur sepanjang kurang lebih 60 kilometer. Ia meminta Dinas PU Provinsi Jambi segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi jalan serta menghitung kebutuhan anggaran penanganannya.
“Kita ingin pembangunan yang diperjuangkan ini benar-benar untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi. Akses yang baik akan mengangkat ekonomi warga,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyerahkan sejumlah bantuan. Bantuan CSR Bank Jambi dari Pemerintah Provinsi Jambi sebesar Rp20 juta disalurkan untuk Masjid Al Falah, sementara Pemerintah Kabupaten Bungo melalui CSR Bank Jambi turut memberikan bantuan sebesar Rp10 juta untuk masjid yang sama.
Selain itu, BAZNAS Provinsi Jambi memberikan bantuan kepada 30 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda bagi warga yang membutuhkan. Melalui program ASN Peduli Stunting, turut disalurkan 20 paket bantuan bagi keluarga berisiko stunting. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, telur satu karpet, kacang hijau 1 kilogram, dan biskuit sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan gizi masyarakat.(*)







